BAGIKAN STIKER: Komunitas Karimun Club Indonesia (KCI) Pekalongan membagikan stiker kampanye safety driving  kepada pengguna jalan di kawasan Museum Batik Pekalongan, Senin (17/4). (suaramerdeka.com/Kuswandi)

Komunitas Karimun Pekalongan Kampanyekan Safety Driving

BAGIKAN STIKER: Komunitas Karimun Club Indonesia (KCI) Pekalongan membagikan stiker kampanye safety driving  kepada pengguna jalan di kawasan Museum Batik Pekalongan, Senin (17/4). (suaramerdeka.com/Kuswandi)

BAGIKAN STIKER: Komunitas Karimun Club Indonesia (KCI) Pekalongan membagikan stiker kampanye safety driving kepada pengguna jalan di kawasan Museum Batik Pekalongan, Senin (17/4). (suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Komunitas pecinta mobil Suzuki Karimun yang tergabung dalam Karimun Club Indonesia (KCI) Pekalongan menggelar kampanye safety driving.

Kampanye dilakukan dengan membagikan stiker kepada setiap pengguna jalan yang melintas di depan Museum Batik Pekalongan di kawasan Budaya Jetayu Pekalongan, Senin (17/4) sore. Bahkan, komunitas otomotif Karimun tersebut menempelkan stiker di sejumlah mobil komunitas. Dalam kegiatan tersebut diikuti sejumlah member KCI Pekalongan.

Kampanye safety driving mengangat tema 5NO. Yakni no texting, no socmed, no cellphone, no alcohol & drugs, dan no roadrage  selama berkendara. Kampanye dimaksud di gagas oleh KCI secara nasional dan dilaksanakan oleh seluruh pengurus daerah KCI.

Menurut, Adi Arika Saputra, perwakilan pengurus KCI Pekalongan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian menjelang Musyawarah Nasional (Munas) dan Jambore Nasional (Jamnas) KCI secara nasional di Kemayoran Jakarta, Minggu 21 April mendatang. “Jadi untuk sasaran kita pengguna jalan, khususnya roda empat,” terangnya.

Dalam kampanye dimaksud, pihaknya mengajak agar selama berkendara tidak diperkenankan menggunakan sosial media, telfon, narkoba dan lain sebagainya. Lebih penting lagi, dalam kampanye tersebut mengajak para pengendara untuk tertib, dan pentingnya keselamatan berkendara di jalan umum. “Ini juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat umum,” imbuhnya.

Disamping itu, lanjut dia, kegiatan tersebut sebagai wahana silaruahmi antar member. Disinggung terkait member KCI Pekalongan mencapai 40 member. Sementara, secara nasional member KCI sekitar empat ribu member.

(Kuswandi/CN39/SM Network)

Comments

comments