Foto: suaramerdeka.com / dok

Kevin Sanjaya Terima Bonus dari PB Djarum

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon panen bonus usai menjuarai turnamen All England 2017. Setelah keduanya mendapat tali asih dari Kemenpora sebesar Rp 250 juta, kini giliran Kevin yang meraih bonus dari klub yang membinanya sejak kecil, yakni PB Djarum.

Atlet kelahiran Banyuwangi, 2 Agustus 1995 tersebut mendapat penghargaan senilai Rp 250 juta, rinciannya bonus deposito bank Rp 200 juta dari Djarum Foundation dan voucher dari Blibli.com Rp 50 juta.

Direktur Program Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, Kevin menjadi legenda baru yang dimiliki PB Djarum. Selain berhasil membawa gelar juara All England, dia bersama Marcus sukses memuncaki peringkat satu dunia BWF. Torehan serupa pernah dilakukan Christian Hadinata pada 1972.

“Sejak awal kami berkomitmen, kalau ada atlet PB Djarum yang berprestasi, maka akan diberi penghargaan. Kevin sudah membuktikan dengan meraih gelar All England. Sudah menjadi tradisi kami di PB Djarum, kalau ada yang juara All England, Kejuaraan Dunia, Olimpiade dan ranking satu dunia, maka fotonya akan dipajang pada dinding PB Djarum di Kudus,” kata Yoppy Rosimin saat konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta.

Tak Berpuas Diri

CEO Djarum Victor Hartono berharap Kevin tak berpuas diri setelah merebut gelar bergengsi itu. Sebab berbagai kejuaraan sudah menanti di depan mata, yakni serangkaian turnamen super series, SEA Games 2017 Malaysia dan kejuaraan dunia. Selain itu, pada tahun depan ada Asian Games 2018 dan persiapan Olimpiade 2020.

“Saya mengenal Kevin sejak dia lolos audisi 2007. Dia anak baik dan fokus pada tugasnya. Kalau tidak ada cedera dan masalah nonteknis, masa depan Kevin akan cerah. Saya memiliki harapan banyak ke dia, tapi lihatnya harus satu pertandingan satu pertandingan, poin demi poin. Yang pasti jangan takabur, tetap seperti dulu saat saya lihat pada 2007,” jelasnya.

Sementara, Kevin masih belum percaya bisa meraih juara All England. Gelar ini merupakan cita-cita yang diimpikan sejak kecil. “Cita-cita saya dari kecil memang juara All England karena ini turnamen bulu tangkis tertua dan bergengsi. Saya masih tidak menyangka atas capaian ini. Saat pertandingan jelang mau game berakhir, seperti berkhayal, benar apa tidak sih ini?,” katanya, seraya tertawa.

Kevin dan Marcus sudah dihadapkan dengan tantangan selanjutnya di ajang India Open Super Series 2017. Keduanya punya target mempertahankan gelar juara di turnamen ini yang mereka raih tahun lalu.

(Arif M Iqbal,  Wahyu Wijayanto / CN26)

Comments

comments