Foto: suaramerdeka.com/Langgeng Widodo

Ketangguhan New Ertiga Diuji

Foto: suaramerdeka.com/Langgeng Widodo

Foto: suaramerdeka.com/Langgeng Widodo

SOLO, suaramerdeka.com – PT Suzuki Indo Solo (SIS) melakukan test drive untuk menguji ketangguhan dan kenyamanan Suzuki New Ertiga, Sabtu (19/9).

Telaga Sarangan Magetan menjadi tempat finish test drive yang berangkat dari dealer Suzuki Indo Solo di Pabelan Sukoharjo pulang pergi (PP). Sebab dari rute jalan itu dinilai lengkap, ada tanjakan dan turunan yang cukup ekstrim, serta kelokan yang membelah pegunungan. Ada jalan lurus serta macet di tengah kota.

Branch manager dealer Suzuki Indo Solo Palur Karanganyar, Handoko Suryo mencontohkan, dengan kelokan yang cukup ekstrim, bisa untuk mengetahui kenyamanan kendaraan saat bermanuver, dengan jalan yang lurus bisa untuk mengetahui kecepatan kendaraan serta kepakeman rem saat digunakan, dan dengan jalan yang menanjak bisa untuk mengetahui kenyamanan saat perpindahan gigi.

“Power steering ‘main’ saat mobil untuk bermanuver dan menyalip mobil di depannya,” kata Bramantyo, salah seorang peserta test drive.

Handoko menambahkan, Suzuki New Ertiga adalah generasi terakhir atau kedua dari Ertiga. Ada sekitar 30 item tambahan dari produk terbaru MPV itu dari produk lama, sedang mesin yang digunakan tetap sama dan tidak berubah. Tambahan itu antara lain pada lampu dan asesoris, baik di depan mapuan belakang. Kemudian perubahan pada jok yang bisa ditekuk sendiri-sendiri jika membutuhkan muatan barang.

Lebih lanjut dia mengatakan, Ertiga kini menjadi salah satu backbone penjualan Suzuki. Kontribusinya cukup besar, 25 hingga 30 persen, di bawah penjualan mobil niaga Suzuki yang masih bertahan di angka 40 persen. Sejak diluncurkan 2012, market share Ertiga juga terus meningkat dibanding kompetitor lainnya di kelas MPV 1.500 CC. Menurut dia, posisi Ertiga kini berada di ururtan ketiga stelah Toyota Avanza dan Honda Mobilio.

Pihaknya berharap, kemunculan varian baru New Ertiga yang baru diluncurkan empat hari silam di Jakarta itu bisa mendongkrak penjualan Ertiga. “Sudah banyak yang indent,” kata dia.

(Langgeng Widodo/CN39/SM Network)

Comments

comments