Foto: AFP Photo

Keliru Prediksi Balapan, Marquez Juga Salah Strategi dan Memilih Ban

Foto: AFP Photo

Foto: AFP Photo

BRNO, suaramerdeka.com - Usai meraih hasil yang kurang maksimal di MotoGP Republik Ceska, Marc Marquez mengakui, jika dirinya salah memprediksi jalannya balapan, merencanakan strategi, dan pemilihan ban.

“Hari ini kami tidak memiliki strategi terbaik dan juga soal pemilihan ban, itu semua sepenuhnya keputusan saya karena saya menduga akan menjadi flag to flag race. Saya berpikir lintasan akan mengering sangat cepat tapi sepertinya kelembaban membuatnya tetap basah dan karenanya tidak mungkin mengganti ke ban slick,” ucap Marquez usai balapan.

Mengawali balapan di posisi terdepan, Marquez gagal mempertahankan posisinya karena dengan mudah didahului dua pebalap Ducati. Memakai ban soft, Marquez awalnya memprediksilintasan akan mulai mengering dan ini akan menjadi flag to flag race.

Tapi perkiraaan Marquez salah karena lintasan basah meski hujan sudah lama berhenti turun. Kondisi ini membuat rencana mengganti motor tidak jadi dilakukan dan dia harus menjalani seluruh balapan dengan ban lunak.

“Saat saya sadar balapan tinggal 10 lap lagi dan itu tetap akan menjadi balapan basah, saya mencoba menjaga ban dan terus mencari bagian yang basah di lintasan. Saat saya melihat Crutchlow dan Rossi menyalip menggunakan ban hard saya berpikir ‘oke lupakan mereka karena mereka punya cengkraman lebih baik’”.

Pemilihan ban itu membuat Marquez harus pintar-pintar menghemat ban supaya tidak cepat habis terutama jelang akhir race. Marquez baru tampil habis-habisan lagi di empat lap tersisa demi mendapatkan tempat di atas podium.

“Jadi saya berkonsentrasi pada dua Ducati dan mencoba mengontrol mereka, dan dengan empat lap tersisa saya mulai menyerang untuk mendapatkan podium. Jadi hari ini, terkait pilihan ban, maka ini merupakan hasil yang bagus. Yang terpenting adalah saya merasa tangguh di lintasan kering dan basah , dan itu bagus dalam kompetisi ini,” lanjutnya di situs resmi MotoGP.

Marquez masih berdiri kokoh di puncak klasemen pebalap dengan 197 poin dikumpulkan. Sementara Rossi duduk di posisi dua dengan jarak 53 poin, dan Jorge Lorenzo di urutan tiga dengan selisih 59 poin.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments