JUARA TIGA: Pembalap Jateng asal Pekalongan M Erfin Firmansyah (85) memacu motornya dalam final kelas MP4 Kejurnas Motoprix di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (23/10). Dia menjadi juara tiga kelas itu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Kelas Bergengsi Milik Pembalap Non-Jateng

JUARA TIGA: Pembalap Jateng asal Pekalongan M Erfin Firmansyah (85) memacu motornya dalam final kelas MP4 Kejurnas Motoprix di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (23/10). Dia menjadi juara tiga kelas itu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

JUARA TIGA: Pembalap Jateng asal Pekalongan M Erfin Firmansyah (85) memacu motornya dalam final kelas MP4 Kejurnas Motoprix di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (23/10). Dia menjadi juara tiga kelas itu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka.com – Pembalap Jateng gagal menembus tiga besar kelas bergengsi pada Kejurnas FDR NHK Motoprix Putaran 6 Region 2 di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (23/10). Tak ada seorang pun pembalap tuan rumah yang meraih gelar juara pada kelas MP1 (150 cc tune up seeded) dan MP2 (125 cc tune up seeded).

Pada balapan di lintasan basah usai diguyur hujan lebat, pembalap DKI Jakarta Boy Arbi tercepat di MP1. Dia mencatatkan waktu 18 menit 6,325 detik (18:06.325). Posisinya dibuntuti Asep ‘’Kancil’’ Maulana dan Anggi Permana (Jabar). Atlet Solo yang membela Jateng pada PON XIX/2016, Agus ‘’Iwan’’ Setiawan finish di urutan sembilan.

Sedangkan di arena MP2, podium pertama ditempati pembalap asal Sulsel yang membela Jabar, Awhin Sanjaya (19:14.147). Posisi kedua dan ketiga diraih Richard Taroreh (Papua) dan Anggi Permana (Jabar).

‘’Memang tidak banyak atlet Jateng yang menonjol, setelah Iwan mencapai masa keemasan di Motoprix pada musim 2013-2014,’’ kata Kabid Olahraga Motor Roda Dua Pengprov IMI Jateng, Lilik Kusnandar, yang juga ketua panita kejurnas.

Heroik

Aksi heroik justru dilakukan M Erfin Firmansyah pada ajang yang juga didukung Suara Merdeka tersebut. Atlet asal Pekalongan itu merebut juara tiga MP4 (125 cc tune up pemula) lewat perjuangan keras. Start dari grade tiga, dia terjatuh pada lap pertama sehingga melorot ke urutan sepuluh.

‘’Saya tak bisa menghindari pembalap di depan saya yang sebelumnya selip,’’ tutur dia.

Tanpa kenal menyerah, Erfin berusaha merangsek pada laps-laps berikutnya hingga menempati urutan ke empat. Dia diuntungkan dengan jatuhnya pembalap Jateng lainnya, Irvan Riyadhoh pada lap ke-14. Akhirnya Erfin finish di urutan ketiga, membuntuti pembalap Jabar Wahyu Nugraha sebagai juara pertama dan Daffa Krisna putra di posisi runner up.

Hasil lain, juara MP3 (110 cc tune up pemula) diraih M Faerozi (Jatim), disusul Faizal Baharudin (Jatim) dan Afrida Syah (Jabar). Lalu di kelas MP5 (150 cc standar pemula) pembalap Jatim Adenanta, dibuntuti M Faerozi (Jatim) dan Evan Satria (Jateng). Sedangkan di kelas MP6 (125 cc standar pemula) M Rifky (Jabar) jadi yang tercepat, disusul Rio Andrian (Jabar) dan M Adenanta (Jatim).

(Setyo Wiyono/CN39/SM Network)

JUARA TIGA: Pembalap Jateng asal Pekalongan M Erfin Firmansyah (85) memacu motornya dalam final kelas MP4 Kejurnas Motoprix di Sirkuit Manahan Solo, Minggu (23/10). Dia menjadi juara tiga kelas itu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Comments

comments