JUDO JUNIOR: Bupati Wonogiri yang diwakili Asisten Sekda Bambang Haryadi (kanan) menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan Kejurprov Judo Junior tingkat Jateng tahun 2016 di GOR Girimandala Wonogiri. (suaramerdeka.com/Bambang Purnomo)

Kejurprov Judo Junior Jateng Diikuti 233 Atlet

JUDO JUNIOR: Bupati Wonogiri yang diwakili Asisten Sekda Bambang Haryadi (kanan) menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan Kejurprov Judo Junior tingkat Jateng tahun 2016 di GOR Girimandala Wonogiri. (suaramerdeka.com/Bambang Purnomo)

JUDO JUNIOR: Bupati Wonogiri yang diwakili Asisten Sekda Bambang Haryadi (kanan) menyampaikan sambutan dalam upacara pembukaan Kejurprov Judo Junior tingkat Jateng tahun 2016 di GOR Girimandala Wonogiri. (suaramerdeka.com/Bambang Purnomo)

WONOGIRI, suaramerdeka.com – Sebanyak 233 atlet mengikuti Kejurprov judo junior Jateng tahun 2016 di Kabupaten Wonogiri. Kejurprov ini, digelar di Gedung Olahraga (GOR) Girimandala, Wonogiri, Sabtu (19/11), dibuka Bupati Wonogiri yang diwakili Asisten Sekda Bambang Haryadi.

Ikut hadir dalam upacara pembukaan, Ketua KONI Kabupaten Wonogiri Eko Warsito bersama jajaran pengurus KONI lainnya, Kasi Olahraga Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Olahraga (Disbudparpora) Wonogiri, Joko Nugroho, dan jajaran pengurus Pengkab Judo dari 17 kabupaten/kota di Jateng.

Ketua Panitia Kejurprov judo Jateng, Imanuel Anton Nikijuluw, menyatakan, sebanyak 233 atlet judo yang mengikuti Kejurprov judo junior kali ini, datang dari 17 Pengurus Cabang (Pencab). Di Jateng, kata Imanuel Anton Nikijuluw, cabang olagraga judo eksis di 19 dari 35 kabupaten/kota.

”Tapi untuk Pengcab Rembang dan Demak, kali ini absen tidak dapat mengikutinya,” jelasnya.

Ketujuihbelas Pengcab yang mengikuti, terdiri atas tuan rumah Kabupaten Wonogiri, Kebumen, Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kudus, Solo, Salatiga, Blora, Brebes, Tegal, Temanggung, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Banyumas, Sukoharjo dan Purbalingga.

Kejurprov Jateng di Kabupaten Wonogiri ini, merupakan event Kejurprov judo junior yang ketigakalinya digelar di tahun 2016 ini. Setelah beberapa waktu lalu digelar di Semarang dan Kebumen. Ketua Pengprov Judo Jateng, AS Suka Wijya, memprogramkan cabang olahraga judo dapat dimassalkan ke masyarakat. Salah satu kiatnya, adalah menggelar Kejurprov keliling ke daerah-daerah, tanpa harus tersentral di Semarang sebagai ibukota Provinsi Jateg saja.

Memberikan keterangan dengan didampingi Panitia Pelaksana Kejurprov judo junior Jateng, Sutarto, lebih lanjut Imanuel Anton Nikijuluw, menjelaskan, ada sebanyak 42 nomor yang dipertandingkan dalam Kejurprov judo junior ketiga tahun 2016 ini. Yakni meliputi kategori usia 13 tahun, 16 tahun dan 19 tahun. Masing-masing juara mendapatkan piala dan piagam.
”Juga akan ditetapkan kontingen juara umum, serta atlet terbaik judo putra-putri Jateng,” tegasnya.

Pelatih judo Kabupaten Wonogiri Sibe Budiyanto, menyatakan, sebagai tuan rumah menurunkan sebanyak 40 atlet. ”Kami berupaya untuk mempertahankan gelar kejuaraan. Sebab ketika Kejurprov judo junior digelar di Kebumen, Wonogiri beprestasi meraih gelar juara umum,” jelasnya, sembari menyebutkan Kontingen Kebumen kali ini menjadi pesaing terberat.

Kata Sibe Budiyanto, pembinaan cabang olahraga judo di Kabupaten Kebumen, telah diprogram masuk dalam ekstrakurikuler baku di semua sekolah. ”Sehingga pembinaannya telah terporgram baik, sistematis, dan berkesinambungan. Barangkali, hanya Kebumen yang menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jateng, yang telah melaksanakan program memassalkan olahraga judo,” jelas Sibe Budiyanto.

(Bambang Purnomo/CN39/SM Network)

Comments

comments