PERSIAPAN PANJANG: Tim Bahana Swara Gempita (BSG) Jateng saat latihan di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. PDBI Jateng akan melakukan persiapan panjang untuk praPON.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

Kejurnas Drum Band, Jateng Hanya Raih Perunggu

PERSIAPAN PANJANG: Tim Bahana Swara Gempita (BSG) Jateng saat latihan di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. PDBI Jateng akan melakukan persiapan panjang untuk praPON.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

PERSIAPAN PANJANG: Tim Bahana Swara Gempita (BSG) Jateng saat latihan di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu. PDBI Jateng akan melakukan persiapan panjang untuk praPON.(suaramerdeka.com/Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim Bahana Swara Gempita (BSG) Jateng hanya meraih perunggu dalam Kejuaraan Nasional Drum Band yang berlangsung di Kota Bogor, beberapa waktu lalu. Satu-satunya medali diraih pada nomor enduro putri. Hasil kurang memuaskan ini sedikit terobati dengan terpilihnya Risky Amalia D sebagai Field Commander terbaik dalam kejuaraan tersebut.

Sekretaris Umum Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jateng Atiek Kusmiati menyatakan, persaingan di Kota Hujan sangat ketat. Perolehan medali hampir merata di semua nomor. “Secaara umum penampilan anak-anak baik. Ini menjadi pelajaran kami untuk berbenah menghadapi kejuaraan nasional ke depannya,” tutur Atik, MInggu (4/1).

Pada Lomba Baris Berbaris (LBB), Jateng menempati urutan kelima. Begitu pula pada Lomba Unjuk Gelar. Atik menyatakan, hasil ini menjadi acuan pihaknya menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar yang rencananya digelar pada Agustus mendatang. Pihaknya segera melakukan konsolidasi dan koordinasi pengurus untuk membuat program persiapan.

“Yang pasti, persiapan menghadapi pra-PON harus lebih panjang. Hasil kejurnas kemarin akan kami evaluasi secara mendalam sehingga program persiapan babak kualifikasi bisa maksimal,” tuturnya. Masih ada tujuh bulan ke depan untuk menyiapkan segala sesuatunya termasuk di dalamnya personel tim. Kemungkinan akan ada perombakan sesuai kebutuhan.

Sebagian personel Bahana Swara Gempita diambil dari data base hasil Porprov 2013 lalu dan beberapa kejuaraan. Menurut Atik, yang perlu dperhatikan adalah kesiapan fisik pemain. Meski hasil dalam  kejurnas kurang memuaskan, Atik tetap optimis timnya bakal tampil optimal dan sukses meraih hasil maksimal. Yang penting persiapan harus lebih panjang dan terukur.

“Yang pertama kami lakukan akan melakukan pemusatan latihan untuk babak kualifikasi. Hasil kurang menggembirakan kami jadikan pelajaran untuk berbenah,” tandas dia.

(Krisnaji Satriawan/CN39)

Comments

comments