BUKA KOMPETISI: Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang Agung Trijaya SH membuka Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten Magelang (Kejurkab) tahun 2016 di GOR Djarum, Magelang, Jumat (11/11). (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

Kejurkab Jadi Barometer Pembinaan Bulutangkis

BUKA KOMPETISI: Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang Agung Trijaya SH membuka Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten Magelang (Kejurkab) tahun 2016 di GOR Djarum, Magelang, Jumat (11/11). (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

BUKA KOMPETISI: Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang Agung Trijaya SH membuka Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten Magelang (Kejurkab) tahun 2016 di GOR Djarum, Magelang, Jumat (11/11). (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

KOTA MUNGKID, suaramerdeka.com – Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten Magelang (Kejurkab) tahun 2016 dinilai bisa menjadi barometer pembinaan dan pencapaian prestasi olahraga bulutangkis di Kabupaten Magelang.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Agung Trijaya SH mengatakan, kejurkab mempunyai peran strategis pembinaan bulutangkis. Hal ini karena ada ratusan atlet yang terlibat dalam kompetisi dua kali setahun.

“Berkompetisilah secara sehat dan fairplay. Prestasi ditentukan kerja keras dan proses yang panjang bukan sekedar keberuntungan. Hanya peserta terbaik yang mempersiapkan diri sungguh-sungguh dan bermain baik yang akan juara,” kata Agung Trijaya saat membuka kejurkab, Jumat siang (11/11).

Sekda berharap akan muncul pemain nasional dan internasional dari kompetisi ini. Ia meminta pemenang untuk tidak berpuas diri, adapun yang kalah tidak putus asa. Kekalahan harus dijadikan cambuk untuk lebih bersemangat berlatih.

Ketua Panitia Kejurkab 2016 Nurul Huda menjelaskan pertandingan akan digelar mulai Jumat hingga final hari Minggu besok di GOR Djarum, Magelang. Disebutkan ada penambahan peserta sehingga total ada 302 atlet. Jumlah itu terdiri 166 atlet kelompok usia dan 135 atlet kelompok dewasa dan veteran.

Nurul menjelaskan, ada sejumlah pemain unggulan yang diperkirakan akan menghadirkan pertarungan sengit. Yakni diantaranya di kelompok usia dini putra mahir antara Fatkhan (PB Harapan Jaya) dan Reihan (PB Kurnia). Di kelompok usia dini putri mahir pertarungan sengit diperkirakan akan terjadi antara Widya (PB Perkasa) dan Ardita (PB Bhineka).

Selain itu, kata Nurul, pertarungan ketat diperkirakan akan terjadi di kelompok tunggal anak putra mahir antara Jona (PB Harapan Jaya) dan Alwan (PB Bhinneka). “Kedua pemain itu 2 kali bertarung di final saling mengalahkan,” kata dia.

Kepala Seksi Pertandingan Eko Sumaryono memperkirakan pertarungan sengit juga akan terjadi di kelompok pemula mahir antara Rauf (PB Harapan Jaya), dan Galant (PB Harapan Jaya). Hal sama akan terjadi untuk remaja putri mahir antara Dwiki dan Nanda serta di kelompok remaja putri antara Intan dan Nisa.

Eko menambahkan, pihaknya tidak menentukan pemain unggulan di kelompok usia dini putra dan putri, kelompok madya serta tunggal pemula putra dan madya putra. Alasannya, mereka masih dalam taraf belajar sehingga diberi kesempatan sama.

(MH Habib Shaleh/CN39/SM Network)

 

Comments

comments