Foto: crash.net

Kecewa, Rossi Akui Kans-nya Sudah Mulai Menghilang

Foto: crash.net

Foto: crash.net

SEPANG, suaramedeka.com – Valentino Rossi mengaku kans-nya untuk menjadi juara dunia mulai menghilang seiring hukuman start dari posisi terakhir di Valencia. Kehilangan kans dengan cara seperti ini diakui Rossi sangat membuatnya kecewa.

“Sanksinya sudah hampir membuat situasinya pasti, start paling belakang di Valencia sama dengan tidak ada kesempatan untuk berhasil. Dengan cara ini kejuaraan dunia terdistorsi,” kata Rossi dikutip Autosport.

Saat ini, Rossi masih memimpin klasemen MotoGP dengan nilai 312,  unggul tujuh angka dari rival terdekat sekaligus rekan satu tim, Jorge Lorenzo, di posisi dua. Dalam situasi ideal, Rossi memiliki kesempatan bagus untuk merengkuh gelar juara dunia musim ini.

Sayangnya, situasi saat ini justru berkebalikan karena Rossi justru hampir tak punya kesempatan untuk mendapatkan titelnya yang kesepuluh. Hukuman tiga poin penalti di MotoGP Malaysia lalu membuatnya kini mengantongi total empat poin penalti.

Maka dari itu, Rossi harus memulai balapan seri terakhir di Valencia dari posisi paling belakang. Tiga poin penalti itu didapatnya sebagai buntut dari insidennya dengan rider Repsol Honda Marc Marquez di Sepang.

Meski Race Direction melihat Rossi tak punya maksud menjatuhkan Marquez di putaran ketujuh, tapi manuvernya mendesak dan menahan Marquez ke bagian luar tikungan dianggap salah.

Setelah sebelumnya mengaku tak yakin bakal turun balapan di Valencia, Rossi mengungkapkan bahwa kansnya memang sudah tidak ada jika harus start dari posisi paling belakang. Apalagi pebalap 36 tahun itu yakin Lorenzo bakal melaju dengan leluasa, menyinggung ‘bantuan’ dari Marquez.

“Saya memberikan segalanya untuk memenangi titel ini. Kehilangan titel di trek itu satu hal sendiri, tapi cara ini jauh lebih menyakitkan. Kalau ini membantu, Marquez bakal membiarkan Lorenzo lewat di putaran terakhir (di Valencia),” ujarnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments