BERTARUNG: Judoka Banyumas, Lisda Moris (kanan) saat bertarung dengan judoka Kabupaten Banyumas Dea Zukhrufurrahmi di kelas -52kg putri U-25 di BP Dikjur Jateng, Semarang. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

Kebumen Juara Umum Kejurda Judo 2015

BERTARUNG: Judoka Banyumas, Lisda Moris (kanan) saat bertarung dengan judoka Kabupaten Banyumas Dea Zukhrufurrahmi di kelas -52kg putri U-25 di BP Dikjur Jateng, Semarang. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

BERTARUNG: Judoka Banyumas, Lisda Moris (kanan) saat bertarung dengan judoka Kabupaten Banyumas Dea Zukhrufurrahmi di kelas -52kg putri U-25 di BP Dikjur Jateng, Semarang. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kontingen Kabupaten Kebumen berhasil menjadi juara umum kategori senior U-25, pada Kejurda Judo 2015. Mereka membawa pulang empat emas dan dua perunggu pada kejuaraan yang berlangsung di BP Dikjur Jateng, Semarang, 22-23 Desember. Empat emas masing-masing disumbangkan M Farhan Fauzi di kelas -73kg putra, Abi Rahman (-90kg putra), Lisda Moris (-52kg putri) dan Lili Kusmiati (-63kg putri). Sedangkan dua perunggu dirauh Siti Khasanah kelas -45kg putri dan Sri Mulyatiningsih (-52kg putri).

“Prestasi ini lebih baik dibandingkan kejurda tahun lalu di Semarang. Kali ini kami menurunkan kekuatan penuh dan berhasil menjadi juara umum di kelompok senior U-25. Untuk Yunior usia -13 dan 16 tahun, kami hanya kalah perolehan perak dari Kota Semarang,” ujar Ketua Harian PJSI Kabupaten Banyumas Sri Hartanto.

Untuk kelompok senior U-25, Kebumen mengungguli dua pesaing terdekatnya. Yakni Kabupaten Kudus dengan dua emas, empat perak dan tiga perunggu. Kemudian Kabupaten Banyumas dengan dua emas, dua perak dan dua perunggu.

Untuk kategori yunior usia -13 dan 16 tahun, Kota Semarang keluar sebagai juara umum. Mereka mengumpulkan empat emas, lima perak dan tujuh perunggu. Emas semarang diraih, Levina Cahyono kelas -39kg putri U-13, Stevano A (-50kg putra U-16), Bima Ali Bhaskara (-66kg putra U-16) dan Samuel Michael (-73kg putra U-16). Sedangkan Lima perak Kota Atlas disumbangkanatas nama Elnino Almadello +45 kg putra U-13, Harya Wibawa (-30 kg putra U-13), Peter Eurico (-66kg putra U-16), Jessica Evania (-57kg putri U-16) serta Florencia Maria (-63 kg putri U-16).

Untuk kelompok umur ini, Kota Semarang unggul perak dari pesaing terdekatnya, yakni Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purbalingga. Kebumen mengumpulkan empat emas, tiga perak dan delapan perunggu. Sedangkan Purbalingga membawa pulang empat emas, dua perak dan satu perunggu.

Ketua Panitia Anton Nikijuluw menuturkan, untuk judoka yunior diproyeksikan masuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng. Ada berbagai kegiatan yang menanti PPLP, di antaranya Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) dan PON Remaja yang akan digelar di Jateng 2017. Sedangkan judoka senior U-25, dipersiapkan tampil di PON XX/Papua 2020. Lima tahun lagi, imbuhnya, para atlet tersebut maksimal berumur 30 tahun. Diharapkan masih dapat bersaing dengan kompetitif dengan atlet dari provinsi lain.

“Untuk senior U-25 menjadi pelapis tim pelatda yang dimiliki Jateng saat ini. Tim pelatda yang berjumlah 12 judoka sedang persiapan tampil di PON XIX/Riau 2016,” sambungnya. (Hendra Setiawan/CN38/SM Network)

Comments

comments