Foto: nytimes.com

Kalahkan Roberta Vinci, Flavia Pennetta Juara AS Terbuka

Foto: nytimes.com

Foto: nytimes.com

NEW YORK, suaramerdeka.com - Gelar juara Amerika Serikat Terbuka bagian putri menjadi milik Flavia Pennetta usai meraih kemenangan straight set atas Roberta Vinci di babak final. Bermain di Arthur Ashe Stadium, Minggu (13/9) dini hari, Penneta menang dengan skor 7-6(4), 6-2 guna merebut gelar grand slam pertamanya.

Dalam laga itu, Vinci dan Pennetta yang sama-sama mengandalkan pukulan backhand itu mampu memaksimalkan servisnya hingga gim keempat. Di gim kelima, servis Vinci mampu dipatahkan Pennetta untuk unggul 3-2. Sayang di gim kedelapan, Pennetta melakukan kesalahan usai ukulan backhand-nya menyangkut di net. Vinci sukses melakukan break untuk membuat kedudukan imbang 4-4.

Set pertama akhirnya harus ditentukan lewat tie-break dan setelah mencatat mini-break untuk unggul 4-2 atas Vinci, Pennetta akhirnya merebut set pertama 7-6(7-4). Seolah tak mau membuang waktu, Pennetta langsung menggebrak di set kedua dengan mematahkan servis Vinci di gim kedua dan keempat untuk melaju 4-0.

Pennetta kian tak terbendung setelah di gim kedelapan langsung memimpin 40-0 saat unggul 5-2 dan menuntaskan perlawanan Vinci. Ini adalah gelar juara grand slam pertama petenis Italia itu sejak memulai karier profesionalnya di tahun 2000. Sebelumnya, catatan terbaiknya di ajang grand slam adalah perempat final Australia Terbuka 2014.

Sementara itu bagi Vinci, babak final AS Terbuka juga merupakan pencapaian terbaiknya di grand slam. Petenis yang di babak semifinal kemarin menyingkirkan Serena Williams itu sebelumnya tak pernah melaju lebih jauh daripada babak keempat di Prancis Terbuka dan Wimbledon.

Dalam wawancara usai pertandingan di atas lapangan, Pennetta mengejutkan publik lewat pengumumannya. Dia menyatakan bahwa AS Terbuka 2015 adalah turnamen terakhirnya.

“Sebelum saya memulai turnamen ini sebulan yang lalu, saya mengambil keputusan besar dalam hidup saya. Ini adalah cara yang saya inginkan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tenis. Saya sangat senang. Ini sepertinya adalah hal yang diinginkan semua pemain, pergi dengan membawa pulang trofi besar ini. Dan, jadilah ini pertandingan terakhir saya di AS Terbuka dan saya tidak bisa berpikir soal akhir yang lebih baik,” ujar Pennetta seperti dikutip Reuters.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments