Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Kalahkan Garuda, Satya Wacana Kembali Gemilang di Laga Pembuka

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SURABAYA, suaramerdeka.com - Tim basket Satya Wacana ACA LBC Salatiga kembali tampil gemilang di laga pembuka tiap seri. Hal tersebut setelah Respati Ragil Pamungkas dkk mengalahkan Garuda Kukar Bandung, 57-52 dalam duel pertama IndiHome NBL Indonesia seri IV di GOR DBL Arena Surabaya, Rabu (21/1).

Itu merupakan kemenangan ketiga anak-anak Salatiga di empat laga pembuka. Satya Wacana sementara masih bertahan di zona play-off atau peringkat enam dengan 16 poin dari 13 laga.

”Target kami minimal meraih satu kemenangan di Surabaya sudah terpenuhi. Hasil ini sekaligus membayar kekalahan dari GMC (NSH GMC GSBC Jakarta-red) di Malang,” kata manajer tim Zaki Iskandar, saat dikonfirmasi usai laga.

Zaki menilai kunci kemenangan skuadnya pada motivasi dan mempertahankan momentum terjaga sejak kuarter ketiga di Malang, pekan lalu. Raihan hasil positif juga dibantu permainan menawan shooting guard Respati Ragil dengan menyumbang 30 poin dan dua rebound.

Tim yang bermarkas di GOR Putra Abadi itu mengawali laga dengan sangat baik dengan unggul 22-12 di akhir kuarter pertama. Namun Garuda Bandung bangkit di kuarter berikutnya. Lewat berondongan poin dari point guard Wendha Wijaya, skuad asuhan Tjetjep Firmansyah itu tampil lebih rapi hingga tertinggal tipis 26-28 dari Satya Wacana di paruh laga.

Sempat terjadi kejar-mengejar angka di dua kuarter akhir, momentum akhirnya kembali ke wakil Jateng di tiga menit terakhir. Tembakan tiga angka Ragil membuat timnya berbalik unggul 52-50 sebelum poin guard Budi ”Acun” Sucipto menggenapkan kemenangan lewat sumbangan empat poin dari free throw.

”Game plan sesuai perintah dan keinginan tim pelatih dijalankan dengan baik. Anak-anak lebih sabar dan tidak terpancing emosi di akhir-akhir kuarter empat,” ujar mantan penggawa skuad PON Jateng 2012 itu.

Asisten pelatih Heru Yuharso berharap raihan poin absolut itu berlanjut saat timnya menghadapi juara bertahan M88 Aspac Jakarta di arena yang sama, Kamis (22/1).  ”Tidak ada perbuahan strategi apapun karena sudah tertata rapi. Saya hanya memotivasi anak-anak agar misi lolos championship direalisasikan dengan tampil semaksimal mungkin,” tandas Heru.

(Ronald Seger Prabowo / CN26)

Comments

comments