Foto: wimbledon.com

Kalahkan Federer, Djokovic Juarai Wimbledon 2015

Foto: wimbledon.com

Foto: wimbledon.com

LONDON, suaramerdeka.com - Novak Djokovic sukses mempertahankan titel juara Wimbledon usai menang empat set atas Roger Federer dengan skor 7-6(1), 6-7(10), 6-4, dan 6-3 dalam laga yang berlangsung selama tiga jam, Minggu (12/7) waktu setempat, yang sempat tertunda karena hujan.

Kedua petenis memang terlibat laga sengit sedari awal, di mana kedua tim saling balas membalas hingga set pertama harus dituntaskan melalui tie-break. Pada akhirnya, double fault Federer memastikan Djokovic merebut set pertama dengan kemenangan 7-1 di tie-breaker.

Di set kedua, Djokovic dan Federer saling menihilkan untuk masing-masing mengamankan servisnya, sehingga kedudukan seimbang di gim kedelapan 4-4 dan pada akhirnya harus kembali dituntaskan melalui tie break.

Di babak ini, Djokovic gagal mengonversi tujuh set point untuk memberikan Federer set point ketiga yang lantas berhasil dikonversinya untuk memenangi set tie-breaker 12-10. Pada set ketiga gim kelima, pertandingan dihentikan sementara karena hujan mulai turun.

Selepas restart, Federer terus berusaha untuk mengejar Djokovic. Tapi di gim kesepuluh, Djokovic tak memberi kesempatan Federer meraih poin untuk menutup set ketiga dengan kemenangan 6-4. Djokovic terus mempertahankan kepemimpinannya. Setelah kedudukan berimbang 2-2, Djokovic mematahkan servis Federer di gim kelima untuk unggul 3-2.

Pengembalian servis Djokovic membuatnya memiliki break point dan akhirnya, sebuah forehand keras ke arah kiri bidang lapangan Federer memastikan kemenangan  unggulan teratas  itudengan skor 6-3.

Ini adalah titel Wimbledon ketiga bagi petenis Serbia itu setelah meraihnya pada 2011 dan 2014. Selain itu, ini adalah titel Grand Slam kedua Djokovic pada 2015 dalam tiga final yang dijalaninya. Djokovic sudah mengangkat trofi Australia Terbuka namun kalah di final Prancis Terbuka dari Stanislas Wawrinka.

Bagi Federer, kekalahan ini gagal membuat dia menambah koleksi tujuh titel Wimbledon sekaligus mengakhiri puasa gelar Grand Slam yang terakhir kali juga diraihnya di Wimbledon 2012. Meski begitu, Federer masih peraih titel juara Grand Slam terbanyak dengan 17 gelar.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments