Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Kalah Kualitas, Satya Wacana Dikalahkan CLS Knight

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

BANDUNG,suaramerdeka.com - Tim basket Satya Wacana ACA LBC Salatiga harus mengakui kualitas CLS Knight Surabaya. Dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia seri II, skuat asuhan Efri Meldi kalah 59-104 dalam duel di GOR C-TRA Arena Bandung, Kamis (11/12).

”Seperti menghadapi tim-tim besar lainnya kami kalah fight. Namun masih ada dua laga sisa di Bandung yang akan kami maksimalkan,” kata Efri, usai laga.

Meski menelan kekalahan, acungan jempol patut diberikan kepada poin guard Budi ”Acun” Sucipto. Pemain asal Bandung itu tampil impresif dan mencetak double-double lewat sumbangan 14 poin dan 12 assist ditambah tujuh rebound.

Sang juru taktik mengakui bahwa peran Acun benar-benar vital selain kapten Yo Sua dan wakil kapten Respati Ragil Pamungkas. ”Itulah alasan saya kembali mendatangkan Acun di musim ini. Meskipun akhirnya kalah, saya apresiasi performa dia termasuk pemain lain,” tuturnya.

Sementara dalam laga itu, CLS Knight Surabaya yang dimotori Dimas Muharri tampil impresif sejak kuarter awal. Lemparan tiga poin dari Sandy Febiansyakh maupun Wisnu Budhidarma sempat mengejutkan Satya Wacana.

Buruknya field goals membuat skuad yang bermarkas di GOR Putera Abadi Salatiga tertinggal jauh 12-33 di kuarter pertama. Permainan anak-anak Salatiga tak berubah di kuarter kedua. Justru tim asal Surabaya yang bermain lebih efektif unggul 31 poin dengan 67-26 di paruh babak. Peforma wakil Jateng itu tak beranjak di dua kuarter akhir.

Justru, CLS Knight semakin leluasa membombardir rapuhnya pertahanan Satya Wacana hingga unggul jauh saat laga bubaran. ”Pertahanan anak-anak yang sangat longgar menjadi catatan saya. Memainkan sistem defense yang sangat buruk melawan tim besar jelas tak bisa dilakukan,” ujar mantan pelatih tim PON Jateng itu.

Efri berharap skuatnya segera melupakan hasil buruk tersebut dan menatap laga selanjutnya melawan tim tangguh lainnya Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta, Sabtu (13/12). ”Waktu sehari untuk rehat saya maksimalkan mengembalikan stamina anak-anak. Karena melawan Pelita saya perdiksi tak jauh beda dengan pertandingan ini,” tandas Efri.

(Ronald Seger Prabowo/ CN26)

Comments

comments