Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Kaki Digips, Diana Bertekad di Puncak

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Beban berat dihadapi Diana Crystal Lukmawati (CL) menjelang seri III Kejurnas Balap Motor The Master of Matic Race 2014. Betapa tidak. Kaki kanan pembalap wanita asal Karanganyar itu kini masih digips, padahal ajang adu kebut seri tiga tersebut bakal segera digelar di Cibinong, 28 September mendatang.

”Bagian atas jempol kaki kanan saya retak, sehingga harus digips sejak 3 Septermber lalu. Dokter bilang, gips baru bisa dilepas 2 Oktober, tapi saya akan minta dicopot 26 September sebelum berangkat ke Cibinong,” kata Diana, Selasa (16/9).

Cedera itu sebenarnya cukup lama dia alami. Yakni saat dia jatuh dalam balapan nomor matic, sebagai supporting class dalam Kejurnas Motoprix di Yogyakarta, 3 Agustus silam. Kala itu, dia tidak mengetahui kalau mengalami keretakan tulang, sehingga hanya mendapatkan pengobatan luar dan dipijat.

Dia tidak merasakan ada cedera serius. Dara kelahiran 17 April 1995 itu pun kembali beradu kebut dalam kejuaraan Honda Racing Championship di Malang, 31 Agustus lalu. Pada ajang tersebut, Diana bahkan menempati peringkat empat kelas matic 115 cc, dalam persaingan dengan rival-rivalnya para pembalap pria.

Sepulang dari Malang, kaki kanannya kembali bengkak. Putri loper koran Suara Merdeka Ponco Aris Nanto tersebut kemudian memeriksakan kondisi kakinya ke rumah sakit di daerahnya. ”Ternyata tulang saya patah, sehingga harus digips. Sekarang saya juga belum bisa latihan, tapi tetap melakukan persiapan mental menghadapi kejurnas di Cibinong,” ujarnya.

Diana bertekad mempertahankan posisinya yang kini berada di puncak klasemen sementara kejuaraan itu. Pembalap wanita yang bernaung di bawah tim Kanan-Kiri Duck Jakarta itu punya poin sama dengan rekan setimnya, Pieka (Jakarta). Pieka merebut juara pertama pada seri I, sementara pada seri II Diana yang menjadi pemenangnya.

”Saya harus bisa finish tercepat dalam balapan kelas khusus wanita di Cibinong nanti. Setelah gips dilepas, saya akan berlatih paling tidak dua kali sebelum turun di ajang resmi seri III,” tegasnya.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments