Foto: suaramerdeka.com/dok

Judo Jateng Sumbang Dua Perunggu

Foto: suaramerdeka.com/dok

Foto: suaramerdeka.com/dok

BANDUNG, suaramerdeka.com – Kontingen Jateng belum dinaungi kabar menggembirakan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Judo yang diharapkan bisa memecah kebuntuan dalam perolehan medali emas hanya mampu menyumbangkan perunggu sebanyak dua keping, Kamis (15/9) di GOR Saparua Bandung.

Medali juara ketiga itu dibukukan Muji Leksani di kelas 70 kg putri, dan Sintya Kusuma kelas + 78 kg putri. Sebelumnya, keduanya terjegal di semifinal. Desi Yudiyanti yang diandalkan merebut emas, harus menyimpan keinginannya, menyusul cedera lutut kanannya kambuh.

Menurut Manaje Tim Judo Jateng, Immanuel Anton Nikijuluw, pihaknya sebenarnya sudah mengantisipasi kondisi tersebut. Hanya saja, langkah itu tak menolong banyak. Desi yang merupakan atlet nasional bahkan tak bisa berbuat banyak di perebutan tempat ketiga karena pengaruh cederanya itu.

“Kita sudah antisipasi, lututnya kita taping. Tapi tak membantu banyak. Kita sebenarnya berharap ada masseur dari KONI untuk mendampingi tim, tapi sejak kita bertanding, belum datang juga,” katanya.

Masseur yang disebutnya sudah cocok dengan para atlet itu diproyeksikan terus mendampingi pejudo selama bertanding sehingga treatment setelah bertanding bisa dilakukan. “Masseurnya kan tahu riwayat atletnya jadi tahu penanganannya saat itu juga, kan judo itu bisa langsung ke pertandingan berikutnya. Masa harus ke Posko minta penanganannya,” katanya.

Meski satu dari dua target emas meleset, Anton menegaskan perjuangan terus berlanjut. Pihaknya akan memaksimalkan peluang yang tersisa. Di antaranya melalui juno kata dengan atlet  Lie Grace dan Cintya Trubus, kemudian di perorangan pada kelas 66 Kg putra atas nama Christian Hadi, kelas 63 putri yakni Vera Saraswati,kemudian kelas 45 Kg putri atas nama Kurni Novi dan 48 Kg putri, Jateng menurunkan Mari Ince.

“Laga Sabtu dan Minggu itu akan kita upayakan untuk dioptimalkan,” katanya.

(Setiady Dwi / CN26)

Comments

comments