Tsuneo Sengoku (suaramerdeka.com / dok)

Judo Jateng Mulai Dilatih Pelatih Jepang

 Tsuneo Sengoku (suaramerdeka.com / dok)

Tsuneo Sengoku (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam persiapan menghadapi PON XIX/Jabar 2016, September, para judoka Jateng mulai dilatih pelatih asing asal Jepang. Dia adalah Tsuneo Sengoku yang sudah lama menetap di Bali. Dia adalah relawan yang dikirim Japan Foundation untuk mengajarkan Judo di Indonesia.

Ketua PJSI, AS Sukawijaya menuturkan, sensei Sengoku sudah mulai melatih Jateng sejak beberapa pekan terakhir. Saat ini, para judoka Jateng sedang menjalani pemusatan di komplek Batalyon Infanteri 400/Raider Semarang. Sengoku sengaja dipanggil dengan harapan, kemampuan judoka Jateng meningkat.

”Ini sebagai salah satu bentuk usaha kami untuk meningkatkan kemampuan para atlet. Kami harap para atlet dapat menjalani program-program yang diberikan Sengoku. Kami ingin mempertahankan tradisi emas di PON Jabar, September mendatang,” sambung pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.

Sengoku datang ke Indonesia pada 1977 sebagai relawan yang dikirim Japan Foundation untuk mengajarkan Judo. Pada 2005 lalu, pelatih 70 tahun ini dikirim Japan International Cooperation Agency (JICA) ke Bekasi, untuk mengajarkan judo kepada para anggota polisi. Dia juga pernah melatih timnas Judo Indonesia pada SEA Games di Myanmar 2013.

Saat ini, ada 12 judoka Jateng yang menjalani pemusatan latihan. Untuk putri ada nama Kurni Novianti (-45kg), Maria Magdalena Ince (-48kg), Vera Saraswati (-63kg), Muji Leksani (-70kg), Sintya Kusuma Wardani (+78kg) dan Ika Sartika (+78kg) dan Desi Yudiyanti (-78kg). Ditambah Lie Grace Nathalie dan Chintyhia Trubus Aktaviani di nomor pasangan juno kata.

Adapun judoka putra yang akan tampil, Christian Hadi di kelas -66kg dan Sudoyo Hermawan yang turun di kelas -100 kg untuk putra. Kemudian Eko Mulianto dan Dewa Made Akar Putu Jagad di di nomor nageno kata. Mereka merupakan para atlet yang lolos ke PON, berdasarkan poin yang dikumpulkan dari beberapa kejuaraan.

”Untuk sementara ini, kami belum berencana menggelar try out. Saat ini kami sedang fokus pada tahap pematangan taktik, strategi dan fisik para atlet. Kami akan bicarakan program selanjutnya dengan pelatih,” sambung, Wakil Ketua Bidang Pertandingan PJSI Jateng, Anton Nikijuluw.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments