PERTAHANKAN BOLA: Pemain SD Cor Jesu, Valen (tengah), berusaha mempertahankan bola dari pemain Terang Bangsa saat bertanding di semifinal Kejuaraan Basket AntarSekolah BBS Cup IV 2015 di Lapangan Basket Bina Bangsa, Jumat (30/1).(suaramerdeka.com/Krisnaji Setiawan)

Juara Bertahan Gagal Melaju

PERTAHANKAN BOLA: Pemain SD Cor Jesu, Valen (tengah), berusaha mempertahankan bola dari pemain Terang Bangsa saat bertanding di semifinal Kejuaraan Basket AntarSekolah BBS Cup IV 2015 di Lapangan Basket Bina Bangsa, Jumat (30/1).(suaramerdeka.com/Krisnaji Setiawan)

PERTAHANKAN BOLA: Pemain SD Cor Jesu, Valen (tengah), berusaha mempertahankan bola dari pemain Terang Bangsa saat bertanding di semifinal Kejuaraan Basket AntarSekolah BBS Cup IV 2015 di Lapangan Basket Bina Bangsa, Jumat (30/1). (suaramerdeka.com/Krisnaji Setiawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tim putri SD Tri Tunggal menantang tim putri SD Antonius 2 dalam final Kejuaraan Basket Antar Sekolah BBS Cup IV 2015. Pada semifinal yang berlangsung di Lapangan Basket Bina Bangsa, Jumat (30/1), kedua tim menyingkirkan lawan masing-masing. Terang Bangsa mengalahkan juara bertahan putri SD Cor Jesu 28-12.

Adapun Antonius 2 menumbangkan tuan SD Bina Bangsa dengan 38-5. Sementara di bagian
putra, SD Antonius 2 melaju ke babak pamungkas setelah menang atas SD Tri Tunggal dengan 58-10. Di final nanti, tim besutan A Antonius itu akan melawan pemenang antar SD Cor Jesu melawan Terang Bangsa.

“Organisasi permainan anak-anak makin tertata dan mulai menyatu satu sama lain. Semua strategi bisa dijalankan dengan baik, itulah kunci kemenangan kami atas Cor Jesu,” tutur Pelatih putri SD Terang Bangsa Joshua Aman, usai laga. Namun dia mencatat beberapa kekurangan dalam pertandingan tersebut terutama saat transisi menyerang ke bertahan dan sebaliknya.

Sementara itu, Pelatih SD Cor Jesu Wisnu Anjali mengakui permainan timnya kurang berkembang ditambah akurasi yang buruk. Selain itu, komunikasi antar pemain sangat lemah sehingga lawan mudah mengantisipasi dan melakukan steal. Pada perebutan tempat ketiga melawan Bina Bangsa semua kelemahan itu akan diperbaikinya.

“Kuarter pertama kami masih bisa mengimbangi lawan. Entah kenapa pada kuarter selanjutnya, anak-anak seperti kehilangan fokus dan mudah kehilangan bola,” tutur Wisnu. Jalannya pertandingan antara putri Cor Jesu melawan Terang Bangsa cukup berimbang. Kedua tim menampilkan permainan cepat.

Awal kuarter pertama, Terang Bangsa kesulitan menembus pertahanan Cor Jesu. Setelah lima menit berjalan, Omega dkk mulai menemukan permainan dan merebut kuarter pertama dengan 8-0. Pada kuarter kedua, Valen dkk makin kesulitan mengimbangi permainan Terang Bangsa dan kembali menyerah dengan 2-12.

Memasuki paruh kedua, dominasi Terang Bangsa makin tak terbendung. Sekolah tersebut menutup pertandingan dengan 28-14 dan berhal melaju ke final.

(Krisnaji Satriawan/CN39/SM Network)

Comments

comments