Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Jelang Motoprix, Pebalap Solo Raya Intensifkan Latihan di Manahan

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Para pebalap Solo Raya bersiap menghadapi rangkaian Kejurnas Balap Motor Motoprix Putaran 6 Region 2 di Sirkuit Manahan, 22-23 Oktober mendatang. Mereka mulai memantapkan performa di lintasan semipermanen yang memanfaatkan area parker utama Stadion Manahan itu, pada latihan terutama Senin dan Kamis sore.

“Mencermati intensitas mereka yang berlatih di Manahan, saya rasa banyak pembalap Solo dan sekitar yang turut bersaing dalam rangkaian Motoprix nanti. Mereka lebih banyak turun di kelas pendukung,” kata Ketua Umum Pengkot Federasi Olahraga Balap Motor (FOBM) Solo, Lilik Kusnandar, Jumat (14/10).

Kelas pendukung secara garis besar terbagi atas dua kategori, yakni pendukung wajib dan bebas. Kelas pendukung wajib terdiri atas MP5 (150 cc standar pemula/usia 16-18 tahun) dan MP6 (125 cc standar pemula/usia maksimal 16 tahun).

“Pembalap belia Solo dan sekitar yang biasa bersaing di kelas itu antara lain Irfan Ardiansyah dan Arya Aditya. Keduanya punya potensi bagus, jika tekun mengasah kemampuan membalap,” ujar Lilik.

Pada kategori pendukung terbuka, yakni bebek 2T sampai 125 cc standar, bebek 4T 150 cc tune up, bebek 4T 200 cc tune up, serta matic, menurutnya lebih banyak lagi peminatnya. Sebab, kelas-kelas tersebut tidak dibatasi usia.

“Biasanya, peserta kelas-kelas tersebut merupakan pembalap privater yang tak disokong pabrikan motor,” ujar lelaki yang juga Kabid Olahraga Motor Roda Dua pada Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng itu.

Di sisi lain, Lilik menyebut tak banyak atlet Kota Bengawan yang bakal bersaing di kelas-kelas wajib. Berdasarkan catatannya, pada Motoprix musim ini hanya hanya Agus ‘’Iwan’’ Setiawan yang turun di kelas MP1 (150 cc tune up seeded) dan MP2 (130 cc tune up seeded).

“Itu pun langkah Iwan terseok-seok, karena setelan mesin motor tim barunya tak bisa memenuhi harapan. Bahkan saya dengar, timnya bubar setelah kejurnas putaran ketiga dulu,” ujar Lilik.

Adapun pebalap Solo Raya seperti Rayvaldo dan Okky Andrean, menurutnya berkompetisi di MP3 (125 cc tune up pemula) dan MP4 (125 cc tune up pemula).

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments