Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Jateng Terlempar dari Lima Besar PON Remaja

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SURABAYA, suaramerdeka.com – Peringkat Kontingen Jateng terus merosot. Di hari ketiga pelaksanaan PON Remaja I 2014 Jatim, posisi Jateng terlempar dari lima besar. Keinginan untuk memenuhi target tiga besar pun semakin berat. Gagalnya beberapa cabang meraih emas, menjadi penyebab perolehan medali Jateng disalip provinsi lain, seperti Sumbar, Bali dan Jawa Barat.

Di cabang bulu tangkis misalnya, Silvi Wulandari yang digadang-gadang mendapatkan emas, harus puas di peringkat kedua nomor tunggal putri. Karena cedera paha, Silvi dipaksa mengakui ketangguhan pebulutangkis tuan rumah Jatim Sri Fatmawati dua game langsung 13-21 dan 10-21.

Sementara di cabang silat hanya menyumbangkan satu emas dan satu perunggu dari pesilat bersaudara. Sang kakak, Nadia Haq Umami Nur meraih emas di kelas D putri. Siswi kelas 11 SMA AL Islam Surakarta itu, berhasil mengalahkan musuh bebuyutannya Dinda Nuraidha (Kalimantan Timur) di Unair Convention Hall Surabaya, Jumat (12/12).

”Ini pertemuan kedua saya dengan Dinda, sebelumnya saya juga berhasil mengalahkanya di Popwil Bali beberapa waktu lalu. Saya terus melancarkan bantingan untuk meraih poin. Ini terbukti ampuh untuk memenangi pertandingan,” kata pesilat kelahiran Surakarta, 12 Agustus 1998 itu.

Sementara sang, adik Zidni Rahma Amaly yang turun di kelas F putri harus puas dengan medali perak. Di final, dia harus mengakui ketangguhan Rizka Andindi (Sumatera Utara). Sedangkan Odik Saka Adi yang turun final nomor seni hanya menduduki peringkat kelima.

Tiga medali perunggu Jateng kemarin dua diantaranya disumbangkan dari cabor atletik melalui Febiola Francelia dari nomor lari 100 meter putri dengan catatan waktu 12,45 detik dan juga Vidya Ayu Iriniasari di nomor lompat jangkit putri dengan lompatan 10,98 meter. Kemudian dari cabor anggar melalui Dino Setiawan yang turun di nomor degen putra.

Setelah bola basket putra dan putri gagal di babak penyisihan, Jateng masih memiliki empat cabang lainnya untuk menambah pundi-pundi medali. Yakni Tenis meja dari tunggal putra M Ridho, kemudian atletik atas nama Adelaine Theenba 400 meter putri, kemudian sepak bola yang lolos ke babak delapan besar.

Tenis Lapangan juga masih berpeluang meraih medali. Dua petenis Jateng Iswandaru dan Arrum Damarsari berhasil melaju ke babak semifinal untuk tunggal putra dan putri serta babak delapan besar untuk nomor ganda campuran.

Di babak semifinal yang akan digelar di lapangan tenis Kodam V/Brawijaya Surabaya hari (13/12) ini, Arrum akan menghadapi unggulan pertama asal DI Yogjakarta, Faiza Salsabila, sedangkan Iswandaru akan menghadapi perlawanan petenis tuan rumah Jatim, M Reza.

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments