Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Jateng Siapkan Tujuh Petinju ke Kejurnas Tinju Elite/Senior

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pertina Jateng menyiapkan tujuh petinju menghadapi Kejurnas Tinju Elite/Senior di Makassar, Sulsel, 2-9 November. Mereka adalah petinju-petinju terbaik hasil seleksi yang telah dilakukan di GOR Jatidiri, beberapa waktu lalu.

Para petinju itu adalah Fatono asal Jepara yang turun di kelas 46 kg putra. Kemudian Musa Cahyadi dari Karanganyar di kelas 49 kg putra. Wahidin dari Kota Tegal tampil di kelas 52 kg putra, Clement Kahewamarak dari Banyumas turun di kelas 56 kg putra.

Sementara itu dari Surakarta muncul nama Jalu Aji Darma di kelas 64 kg putra dan Willys Boy Riripoy di kelas 91 kg. Satu-satunya petinju putri Jateng yang akan tampil di kejuarnas adalah Ari Marsyana asal Banyumas yang turun di kelas 64 kg putri.

Pelatih kepala tim Jateng Muhar Sutan mengungkapkan, persiapan tim Jateng memang mepet, hanya 10 hari. Namun, dia menegaskan kepada para atlet, keberangkatan ke Makassar bukan untuk piknik, namun membawa nama baik Jateng di kancah nasional.

”Meski Pengprov Pertina Jateng tidak membebani target, para petinju harus tetap menunjukkan kemampuan terbaik di setiap kali bertanding. Saya memprediksi kekuatan di kejurnas merata, karenanya tidak akan menutup peluang untuk membawa pulang medali,” ujar Muhar.

Dari tujuh atlet tersebut, terdapat sepasang suami istri, yaitu Clement dan Ari Marsyana asal Kabupaten Banyumas. Muhar mengakui, keduanya memang yang terbaik di kelasnya masing-masing, sehingga layak mewakili Jateng. Harapannya, satu sama lain dapat saling mendukung dan memberikan motivasi.

”Adanya pasangan suami istri, menjadi sejarah keikutsertaan Jateng di kejurnas tinju. Mungkin di cabang lain ada, tapi di tinju baru pertama kali,” sambung Muhar

(Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments