Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Jateng Raih Dua Emas di Kejurnas Panjat Tebing KU

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Raihan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu mengawali langkah tim Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jateng pada Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) IX/2014.

Duo atlet yunior Gusti Abimanyu (Banyumas) dan Agustina Sari (Blora) menyumbang emas bagi Jateng dari papan speed world record putra dan putri dalam persaingan di GOR Badang Perkasa Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), mulai Sabtu (6/12).

”Capaian Gusti dan Agustina sangat positif untuk memacu tim. Namun dua gelar juara dari kelompok yunior itu belum mampu diikuti atlet lain Jateng yang turun di kelompok youth atau pemula,” kata pelatih tim yunior Jateng Tave Askar, Senin (8/12).

Pemanjat putra Solo Alfian M Fajri hanya meraih medali perak dari nomor speed world record kategori youth A. Rekannya, Rury Diwira pun merebut medali perunggu kelompok youth A putri di nomor yang sama. ”Alfian kurang tenang saat menjalani babak final. Dia beberapa kali terpeleset, meski akhirnya mencapai titik puncak,” tutur Tave.

FPTI Jateng mengirimkan tim ramping dalam ajang yunior nasional tersebut. Hanya enam atlet yang diturunkan untuk bertarung dalam kejuaraan memperebutkan total 30 medali emas itu.

Selain empat atlet yang telah meraih medali, dua pemanjat lain adalah Gresya Widiartini (Kudus) dan Fandi Bagus (Solo). Keduanya bersaing di kelompok spider kid A yang melombakan nomor lead dan speed klasik.

”Kalau kelompok yunior dan youth, ada tiga nomor yang digelar yakni speed world record, lead dan boulder. Enam atlet kami akan turun pada seluruh nomor yang dilombakan sesuai kelompoknya,” jelas Tave.

(Setyo Wiyono/CN26)

Comments

comments