LEPASKAN PUKULAN: Petinju Dini Alimah Saputri (kanan) melepaskan pukulan kepada Ega Widiasturi pada Kejurprov Tinju Jateng di Lapangan Tennis Indoor, gelora Jatidiri, September 2014 lalu. (suaramerdeka.com/Dok)

Jaring Petinju Melalui Kejurprov

LEPASKAN PUKULAN: Petinju Dini Alimah Saputri (kanan) melepaskan pukulan kepada Ega Widiasturi pada Kejurprov Tinju Jateng di Lapangan Tennis Indoor, gelora Jatidiri, September 2014 lalu. (suaramerdeka.com/Dok)

LEPASKAN PUKULAN: Petinju Dini Alimah Saputri (kanan) melepaskan pukulan kepada Ega Widiasturi pada Kejurprov Tinju Jateng di Lapangan Tennis Indoor, gelora Jatidiri, September 2014 lalu. (suaramerdeka.com/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pertina Jateng tengah mencari petinju-petinju yang diproyeksikan masuk tim PON Remaja dan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng. Salah satu wadah penjaringan melalui Kejurprov Tinju yang akan digelar di Lapangan Tennis Indoor, Gelora Jatidiri, 23-28 Februari.

Dalam kejurprov tersebut, sekitar 200 petinju dari 29 kabupaten/kota di Jateng akan ambil bagian. Ada empat kategori yang dipertandingkan, yakni Pra yunior, yunior, youth dan elite. Khusus kategori pra-yunior diperuntukkan untuk petinju dengan usia 13-14 tahun.

“Selain program boxing goes to school, tujuan dari kejurprov ini untuk menjaring atlet-atlet potensial. Mereka diproyeksikan menghadapi PON Remaja II pada 2017. Kemudian masuk PPLP Jateng, khusus kategori yunior dan youth,” kata Ketua Panitia Kejurprov Himawan.

Tahun ini, ujarnya ada sejumlah atlet PPLP yang sudah kelas 12 dan akan lulus SMA. Kekosongan tersebut akan diisi oleh petinju-petinju yang punya kemampuan bagus dalam kejurprov. Karenanya, pihaknya akan menurunkan sejumlah pemandu bakat.

Pelatda

Dalam kejuprov ini, Pertina mewajibkan semua petinju pelatda PON untuk ambil bagian. Demikian juga dengan petinju yang sudah bergabung dengan PPLP. Melalui kejuaraan ini, Pertina ingin melihat perkembangan masing-masing petinju yang telah melakukan latihan terprogram.

Saat ini ada lima petinju Jateng yang menjalani pelatda, yaitu Musa Cahyadi di kelas 49kg dan Clement Kahewa di kelas 56kg di kelompok putra. Serta tiga petinju putri yaitu Ari Marsiana turun di kelas 64kg, Marnia di kelas 51kg dan juga Dini Alimah Saputri di kelas 48kg.

Himawan menambahkan, keikutsertaan para petinju pelatda sangat penting. Dapat menjadi ajang uji kemampuan menghadapi PON XIX/Jabar, 17-29 September mendatang. Pasalnya, ada enam petinju tamu dari Makodam III/Siliwangi yang siap meramaikan kegiatan ini.

“Para petinju tamu itu, dipersiapkan Jabar menghadapi PON. Karenanya, hasilnya bisa dijadikan bahan evaluasi bagi persiapan tinju Jateng. Hal-hal yang masih kurang, dapat segera dibenahi sehingga meraih hasil maksimal di PON,” tandas Himawan.

(Hendra Setiawan/CN39/SM Network)

Comments

comments