Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

ISSI Solo Raih Emas Kejuaraan Balap Sepeda di Magelang

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Sekeping medali emas dibawa pulang pembalap Solo dari kejuaraan terbuka balap sepeda di Magelang, Minggu (6/11). Gelar juara tersebut diraih Andriyan ”Dayat” Hidayat dari arena individual road race (IRR) kelompok yunior (usia maksimal 17 tahun).

Atlet Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Bengawan itu membutuhkan waktu satu jam 17 menit dan 56 detik (1.17’56″) untuk menyelesaikan balapan di jalur tanjakan tersebut. Posisinya dibuntuti Sandy Nur Hasan dari klub Jakarta Eyes, serta Maulana Fahrizal (Advan CCC Jakarta).

”Raihan prestasi Dayat memang sesuai target awal kami. Dia menjadi yang tercepat dari total 17 pembalap dari berbagai klub dan daerah yang turun ke kelompok yunior putra,” kata pelatih Pengkot ISSI Solo, Agus Sadiyanto, Senin (7/11).

Tim Kota Bengawan menurunkan tiga atlet pada ajang rutin tahunan yang diselenggarakan New Armada Magelang tersebut. Selain Dayat, dua pembalap lain bersaing di kelas pemula atau umur 16 tahun ke bawah.

Saputra Reno Wijayanto menembus garis finish di urutan empat kategori pemula putra. Rekan setimnya, Shindu Ardiyanto di urutan 17 kelas yang sama. Sementara peringkat tiga besar ditempati Ahmad Yoga Ilham Firdaus (Jakarta Eyes), disusul Prasetyo Nur Firdaus (ISSI Tulungagung) dan Kevin Dani Maulana (Advan CCC Jakarta).

”Reno memang lebih berkarakter sebagai pembalap jalur flat, tetapi dia turun cukup bagus hingga berada di peringkat empat, sedangkan Shindu baru berusia 14 tahun,” tutur Agus.

Pada ajang tersebut, atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng, Moh Abdul Azis Romdhoni meraih perak di kelompok senior putra. Atlet asal Karanganyar itu membuntuti juara partama Bagus Narvis Setyawan (Team Thousand Door). Peringkat tiga ditempati atlet Pengkab ISSI Cilacap Surya Pangesti.

Dua awak lain pusat pendidikan yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo itu, terlempar dari peringkat lima besar. Nurul Fauzan berada di urutan sepuluh kelompok pemula, sementara Irfan Lutfi bertengger di urutan sebelas kelas yunior. ”Ajang seperti ini memang jadi kesempatan para atlet muda dan PPLP untuk terus meningkatkan jam terbang,” ujar Agus yang juga pelatih PPLP Balap Sepeda.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments