Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

ISSI Jateng Langsung Fokus Persiapan PON XIX

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

Foto: suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng langsung fokus melakukan persiapan menghadapi PON XIX 2016 Jabar, September mendatang. ISSI Jateng segera melaksanakan pemusatan latihan bagi 16 pembalap Jateng yang lolos ke ajang multievent empat tahunan tersebut. Setidaknya tiga emas bisa diraih.

”Kami akan segera melakukan konsolidasi pengurus untuk persiapan PON XIX. Ini menjadi fokus utama kami pada 2016 ini. Jateng ingin meningkatkan perolehan medali di Jabar nanti. Itu tidak mudah, tapi bisa dilakukan jika digarap bersama dan kompak semua insan balap sepeda di Jateng,” tutur Ketua Umum ISSI Jateng Dede Indra Permana usai dilantik di Wisma DPRD Jateng, Rabu (6/4).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. Tiga emas itu, kata dia, diharapkan datang dari Tony Syarifudin (BMX), Nining Purwaningsih (downhill), dan Koirul Muntip (downhill).

Namun demikian, dia melihat potensi pembalap lain di nomor track dan road race juga berpeluang memberi medali bagi provinisi ini. Dia juga akan merangkul tokoh sepeda di Jateng untuk bersama-sama membangun prestasi balap sepeda Jateng.

Sementara itu, Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan, Jateng merupakan salah satu daerah yang aktif menggelar perlombaan sepeda. Dia meminta di kepengurusan ini makin diintensifkan dan ditingkatkan kualitas perlombaan. Hal ini butuh sarana dan pra sarana yang terstandar internasional.

”Salah satu permasalahan di Indonesia adalah venue balap sepeda. Ada venue, tapi kurang memenuhi syarat dari UCI (uni sepeda internasional). Ini merupakan pekerjaan rumah bersama PB ISSI dengan pengprov,” tandas Okto, sapaan akrabnya.

Menurutnya, daerah ini punya atlet balap sepeda berpotensi. Dia menyebut Tony Syarifudin merupakan atlet BMX nasional asal Jateng yang diharapkan bisa tampil di Olimpiade Rio 2016, Agustus nanti. Saat ini Tony berada di peringkat 19 dunia.

(Krisnaji Satriawan / CN26)

Comments

comments