Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

Ingin Coba Semua Olahraga Beladiri

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

Foto: suaramerdeka.com / Joseph Army Sandhoko

MENJADI seorang atlet beladiri sekaligus anggota kepolisian merupakan sebuah kebanggaan bagi atlet wushu Kabupaten Kendal Galung Bayu Aji Kuncoro. Alumnus Diktuba Brigadir Polri Purwokerto 2015 (Saudara) yang saat ini berpangkat Bripda, mengaku pernah menjajal berbagai olahraga beladiri sebelum memutuskan fokus pada wushu.

Lewat Perguruan Naga Ulung yang diikuti sejak kelas enam sekolah dasar, Galung sapaan akrab pemuda kelahiran Semarang 12 Maret 1996 ini, mencoba berbagai olahraga beladiri yang ada di sasana tersebut, seperti, tinju, silat, kick boxing, muangthai, dan tentu saja wushu.

“Saya coba semuanya dan memang ada keinginan mencoba semua olahraga beladiri, ya tujuan awalnya sih hanya ingin sekadar tahu dan coba-coba,” ujar putra sulung dari tiga bersaudara pasangan Galung Subagio dan Mintarsih ini.

Berkat binaan dan arahan dari Sang ayah yang juga pemilik Sasana Naga Ulung Jatisari Mijen itu, ia sengaja diarahkan ke wushu karena melihat potensi dan bakat beladirinya lebih maksimal di olahraga ini.

Bersama Sang ayah, Galung yang berlatih rutin di sasana dan juga mandiri lewat program-program fisik, akhirnya berhasil meraih sejumlah prestasi. Anggota Shabara Polres Kendal ini sejak bersekolah di SMAN 14 Semarang telah merebut medali perunggu untuk nomor Sanda yunior 56 kilogram putra di Kejurnas Wushu di Medan pada 2015.

Penghargaan

Berikutnya pada 2016 , ia berhasil membawa pulang medali emas dari Kejurprov Wushu di GOR Wujil Kabupaten Semarang dan pada 2017, ia sukses meraih medali emas di nomor Sanda senior 75 kilogram putra di Kejurnas Wushu Piala Rektor Unnes 2017.

Selain medali-medali tersebut, Galung juga pernah meraih sejumlah penghargaan sebagai atlet wushu berprestasi dari Kapolda Jateng dan Bupati Kendal pada 2017. Dengan keberhasilannya ini alumnus SD Jatisari dan SMPN 23 Semarang, berharap masih bisa tampil membela Kendal dalam ajang Kejurprov di Magelang Agustus mendatang, Pra Porprov Oktober 2017, dan Porprov 2018 mendatang.

“Semuanya ini tidak akan pernah berjalan lancar, bila tidak berlatih dengan giat dan tentu saja izin dari atasan serta dukungan doa-doanya,” tutur Galung.

Secara khusus ia berterima kasih kepada Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah, Waka Polres Kompol Dili Yanto, Kasat Shabara AKP Fajar Widiyanto, dan Kaur Mintu / Zebra 3 IPTU Agung Setio Nugroho yang telah mendorongnya untuk terus berprestasi di tengah tugas utamanya sebagai anggota polisi.

(Joseph Army Sadhyoko / CN26)

Comments

comments