DI KEJUARAAN DUNIA: Pelatih Timnas Pencak Silat Indonesia Indro Catur di arena Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Thailand, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

Indro Catur Bakal Terima KONI Award

DI KEJUARAAN DUNIA: Pelatih Timnas Pencak Silat Indonesia Indro Catur di arena Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Thailand, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

DI KEJUARAAN DUNIA: Pelatih Timnas Pencak Silat Indonesia Indro Catur di arena Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Thailand, beberapa waktu lalu. (suaramerdeka.com/Setyo Wiyono)

DUA Putra Solo bakal menjadi penerima KONI Award 2014/2015. Indro Catur Haryono menjadi nominator Pelatih Terbaik, seorang lainnya Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (Pelopor Bidang Pengembangan Olahraga tingkat Pemeritahan Kabupaten/Kota Terbaik).

Berdasarkan undangan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman, KONI Award akan diberikan dalam acara penganugerahan di Jakarta Convention Centre, Senin (30/3). “Saya tak pernah kepikiran untuk mendapatkan penghargaan. Apa yang saya lakukan selama ini tanpa pamrih, demi membawa nama Indonesia di kancah internasional,” kata Indro, pelatih kepala Timnas Pencak Silat SEA Games 2015, semalam.

Pria peraih medali perak pada Kejuaraan Dunia Pencak Silat 1994 di Thailand itu memang telah malang-melintang di dunia persilatan. Sederet gelar internasional telah dia peroleh selama menjadi atlet. Sebagai pelatih, lelaki kelahiran Solo, 30 April 1970 itu juga telah mengawal tim Merah Putih di berbagai arena.

Dia tercatat sebagai pelatih Indonesia dalam World Cahmpionship 2002 di Malaysia dan pelatih SEA Games 2003 di Vietnam. Posisinya kemudian naik menjadi pelatih kepala serta membawa Indonesia sebagai juara umum pada ajang dunia pencak silat United Kingdom 2006 di London, Belgia Open 2007 dan 2013 di Belgia, SEA Games 2007, Asian Beach Games 2008 di Bali, Asian Martial Arts Games 2009 di Thailand, Asian University Games 2012 di Laos, SEA Games 2013 di Myanmar, serta World Championship 2015 di Phuket Thailand.

(Setyo Wiyono/CN39)

Comments

comments