Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Indonesia Tambah Dua Perak ITTF Paratable Tennis 2016

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Petenis meja National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menambah dua medali perak kelompok yunior pada ITTF Paratable Tennis 2016 di GOR RM Said Karanganyar, Rabu (20/7). Simbol juara kedua di ajang internasional bertajuk Indonesia itu diraih Hana Resty dari kelas tunggal putri TT8-10, serta Jason Georly di kelas TT7-8 putra.

Sebelumnya, Shella Dwi Radayana (TT8-10) dan Banyu Tri Mulyo (TT7-8) memastikan medali emas. Pada duel partai terakhir, Shella menundukkan Yuri Tonomo (Jepang), 8-11, 11-5, 11-3, 11-6. Yuri akhirnya meraih perunggu, sedangkan Banyu menyudahi perlawanan Ukyo Kageyama (Jepang), 3-0 (11-2, 11-7, 11-3).

Dari lima petenis meja yunior, hanya Hilmi Azizi yang tidak meraih medali. Sebenarnya dia menempati peringkat tiga TT9-10 putra. Tapi karena ada empat atlet yang bertanding di kelasnya, sesuai ketentuan ITTF hanya medali emas dan perak yang diberikan.

Presiden NPC Indonesia Senny Marbun dan Sekjen Pribadi menyambut gembira raihan tersebut. ”Hasil positif ini semoga berlanjut di kelompok master pada Kamis-Sabtu (21-23/7) nanti. Mudah-mudahan kami bisa meraih banyak emas,” kata Senny.

Tujuh puluh empat atlet difabel yang terinci atas 60 putra dan 14 putri akan bertarung di kelompok master atau senior yang digelar di arena yang sama mulai Kamis (21/7) ini. Salah seorang andalan tuan rumah di kelas TT10, David Jacobs akan diadang dua petenis negara lain yang sama-sama telah mengantongi tiket Paralympic Games Rio de Janeiro (Brasil), September mendatang.

”Kedua atlet yang telah lolos ke Paralympic di kelas saya adalah Azwar Ibrahim dari Malaysia (ranking 15 TT10 dunia) dan Abdelrahman Abdelwahab (Mesir/ranking 26) yang merupakan juara Benua Afrika. Mereka jadi lawan berat,” ujar David yang menempati peringkat dua TT10 dunia.

Di kelas tersebut juga terdapat petenis meja peringkat 21 dunia, Komet Akbar, yang diperhitungkan bisa menyodok ke papan atas. Namun pada nomor beregu, rencananya David akan turun berpasangan dengan Komet Akbar.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments