suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

Indonesia Kirim Fadly Ikuti Kejuaraan Para-Cycling Asia

suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com – Untuk kali pertama, Indonesia akan menurunkan atlet dalam Kejuaraan Asia 2017 di Bahrain, 24 Februari – 3 Maret mendatang. Dia adalah Muhammad Fadly, mantan pembalap motor kelas supersport 600cc yang akan dikirim.

Pada ajang nanti, Fadly akan turun di nomor individual time trial kategori C4 yang disebut sebagai salah satu nomor bergengsi di event paracycling. Fadly mengaku sudah mempersiapkan diri selama dua bulan untuk menyongsong kejuaraan tersebut. Dia tak memasang target tinggi karena transisi dari pehobi menjadi atlet tentu tidak mudah.

“Saya mengerti ini bukan hal yang mudah. Maka, saya tidak memasang target yang muluk-muluk. Yang terpenting saya sudah berlatih keras dan saya kira hasil akan mengikuti,” ujar Fadly.

Meski sebelumnya menekuni balap motor, namun dia tak asing dengan balap sepeda. Fadly mengaku kerap berlatih dengan sepeda balap untuk melatih stamina dan kebugaran. Setelah kecelakaan yang membuatnya kehilangan kaki kiri, Fadly berusaha untuk tetap positif hingga akhirnya dia dihubungi sang pelatih, Puspita Mustika Adya.

“Saya melihat semangatnya. Makanya saya ajak dia untuk menjadi atlet paracycling dan ternyata dia mau. Saat ini, kecepatan rata-ratanya sudah mencapai 37-38 km/jam,” kata Puspita.

Kehadiran Fadly juga disambut baik Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. Dia berharap Fadly bisa menjadi pemicu kehadiran atlet paracycling lain.

“Pada Kejuaraan Asia 2017 ini kami tidak hanya mengirimkan atlet elite saja. Untuk pertama kalinya kami akan mengirimkan atlet paracycling, yaitu M Fadly. Paracycling memang menjadi bidang baru di ISSI bersama dengan trial. Buat saya, sebelum berangkat Fadly sudah menang karena dia adalah atlet paracycling pertama yang akan mewakili Indonesia,” jelas Oktohari.

(Arif M Iqbal/CN39/SM Network)

Comments

comments