Jefri Tosema dan Rizal Feriyadi dari tim Suzuki Indonesia berhasil finish di podium kehormatan kelas SAC Race 1. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

Indonesia Gagal Raih Double Winner di Kelas SAC

Jefri Tosema dan Rizal Feriyadi dari tim Suzuki Indonesia berhasil finish di podium kehormatan kelas SAC Race 1. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

Jefri Tosema dan Rizal Feriyadi dari tim Suzuki Indonesia berhasil finish di podium kehormatan kelas SAC Race 1. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

JOHOR, suaramerdeka.com – Indonesia gagal meraih double winner di kelas Suzuki Asean Challenge (SAC) di seri pembuka ARRC Johor Malaysia Sabtu (2/4). Pada Race pertama tim Indonesia bermain cukup bagus meskipun strategi di lapangan kurang berjalan mulus. Namun tetap saja Merah Putih berkibar di podium kehormatan atas nama Jefri Tosema. Sayangnya pada Race ke 2 Indonesia gagal podium pertama.

Pembalap Suzuki Indonesia yang berlaga di kelas One Make Race Suzuki Satria FU 150 ini ada 3 orang Jefri Tosema, Rizal Feriyadi dan Muhammad Sapril. Race Pertama menjadi milik tim Suzuki Indonesia yang mewakilkan dua pembalapnya di podium yakni Tosema dan Rizal yang berbagi podium juara 1 dan 3. “Kami bertiga telah menerapkan strategi yang di berikan ke kami sebaik mungkin. Di Race Pertama semua strategi bisa berjalan dengan baik,” jelas Tosema.

Pada race kedua tiga pembalap asal Indonesia sebenarnya sudah menguasai barisan depan namun penampilan dari pembalap tuan rumah Malaysia dan Philipina juga sangat bagus. Berkali-kali posisi berubah dan akhirnya pembalap Indonesia hanya menyisakan satu orang saja di podium kehormatan yakni Rizal Feriyadi. Ada hal menarik yang terjadi di kelas SAC di race ke dua ini, salah satu pembalap asal Philipina harus terkena Black Flag. Pembalap yang bernama Mario Borbon tidak mengindahkan bendera Marshal untuk masuk ke Pit karena terkena pinalti jump start dan akhirnya di diskualifikasi dari balapan.

Galang Maksimal di Kelas AP250  

Salah satu andalan Indonesia lainnya di kelas AP250 yakni Galang Hendra (Yamaha Racing Indonesia) mampu tampil maksimal dengan finish di posisi ke empat. Posisi ini terbilang sangat bagus mengingat lawan-lawan dari Thailand sangat kuat. Podium 3 teratas di kuasai oleh para pembalap Thailand dari tim Yamaha Thailand Racing Team. Posisi podium ini sama dengan saat Race 1 sehari sebelumnya dan memastikan Apiwat Wongthananon sebagai kampiun di dua Race.

Para pembalap Indonesia yang mampu bersaing di depan hanya dari tim Yamaha Racing Indonesia yakni Galang Hendra dan Rey Ratukore. Galang pada Race pertama hanya mampu finish di posisi ke 8 namun di Race ke 2 mampu memperbaiki posisinya menjadi ke 4. Sejak sesi Warm Lap hari Sabtu, Galang sudah memperlihatkan catatan bagus dan bersaing dengan catatan waktu pembalap Thailand. Saat Race 2 mulai Galang mampu mempertahankan posisinya hingga 4 besar.

“Setingan motor terasa lebih enak di bandingkan hari Jumat (Race 1). Komposisi pada Race ke dua sangat pas, power yang di hasilkan Yamaha R25 lebih padat dan bertenaga. Seharusnya bisa bersaing di barisan tiga besar namun para pembalap Thailand sangat kuat dan teknik menjaga satu dengan yang lain susah di bongkar. Memang agak sulit jika melawan sendiri minimal ada satu atau dua pembalap Indonesia yang ada di depan. Saya puas dengan hasil ini karena ini modal yang bagus untuk menatap seri-seri selanjutnya,” kata Galang yang kini mengoleksi 21 poin dan berada di peringkat ke 5 di klasemen sementara.

Manajer tim Yamaha Racing Indonesia Wahyu Rusmayadi menyambut baik hasil yang di torehkan oleh Galang. “Hasil yang di perolah Galang di seri pembuka sudah cukup bagus meskipun target kita harusnya bisa masuk podium. Kedepan kita akan gembleng terus pembalap kita agar bisa bersaing di depan baik Galang maupun Rey. Apalagi kedua pembalap sudah pernah berlaga di Buriram jadi sudah tahu layout sirkuit bagaimana,” tutur Wahyu.

Di kelas paling bergengsi Supersport 600 penampilan cukup mengejutkan juga di berikan oleh pembalap-pembalap Indonesia. Garry Salim (Astra Honda ) mampu tampil bagus dan finish di posisi ke empat. Sedangkan Yudhistira (Manual Tech Kawasaki) mampu finish di posisi ke 6. Hasil yag di raih Yudhistira ini cukup bagus mengingat dia harus start di barisan belakang. Seri ke dua ARRC akan tayang pada tanggal 6-8 Mei di sirkuit Buriram, Thailand.

(Heru Fajar/CN39/SM Network)

Comments

comments