2958a110c23173d34e03f8d014d54ef6

Icos Semarang Juara Umum Speed

2958a110c23173d34e03f8d014d54ef6SOLO, suaramerdeka.com - Klub sepatu roda asal Kota Semarang Icos menjadi juara umum kelas speed usai meraih  tujuh medali dalam ajang Kejurda sepatu roda bertajuk Solo Open I Inline Skate Competition di sirkuit balap sepeda Velodrome Manahan, Sabtu (23/8). Sedangkan kelas standar, peringkat terbaik diraih Mataram Inline-Skate Club (MIC) Yogyakarta dengan tujuh emas.

”Ini sesuai prediksi kami jika dua tim tersebut kemungkinan menjadi juara umum di masing-masing kelas. Dua tim tersebut selalu merajai diberbagai kejuaraan nasional,” kata salah satu panpel Herman Budiono.

Tujuh medali tim Icos disumbangkan Fatahilah Rajawali Cahyono nomor speed 500 meter B putra dengan catatan waktu 51,92 detik. Fatah mengalahkan Yumna Shadana Putra (EISC Semarang) dan Rafli Azel Happy Tofani (MIC Jogja). Siti Aisyah Atmaja juga menyumbangkan medali emas bagi Icos Semarang di nomor speed 500 meter B putri dengan catatan waktu 55 detik.

Di samping itu, atlet andalan klub Icos Novi Indah Pramesti menyumbang dua medali emas di nomor speed 1000 dan 3000 meter C putri. ”Ini sesuai target sebelum mengikuti Kejurda. Namun lawan-lawan cukup ketat dengan hanya terpaut sepersekian detik saja,” tutur Novi.

Sementara tim MIC Yogyakarta yang berjaya di kelas standar meraih medali emas lewat sumbangan dua emas Rasya Evano Putra Priambodo di nomor 500 dan 1000 meter standar A putra serta Nashwa Rizky Nur Aisyah nomor 500 meter standar A putri.

Di sisi lain, tuan rumah Rogliss Solo berhasil memenuhi ambisinya meraih empat medali emas di kelas speed putra. Pramudya Ibnu Suvrata meraih dua medali emas di nomor speed 3000 dan 500 meter D putra dan Enrico Davin Prekasa menyumbang dua keping emas di nomor 1000 meter D putra dan 5000 meter D putra.

”Lawan-lawan masih sama seperti kejuaraan sebelumnya di Yogyakarta sehingga sudah tahu kekuatan, apalagi saya sering berlatih di Velodrome Manahan. Namun lawan-lawan yang setara membuat perlombaan cukup berat,” jelas Pramudya.

Herman Budiono yang juga pelatih tim Rogliss Solo bersyukur mampu memenuhi target. ”Kami hanya mempunyai unggulan di nomor itu, sehingga harus maksimalkan,” tandas Herman.

(Ronald Seger Prabowo, Setyo Wiyono/CN26)

Comments

comments