Foto: AFP Photo

Iannone Harus Start di Posisi Buncit pada MotoGP Belanda

Foto: AFP Photo

Foto: AFP Photo

BARCELONA, suaramerdeka.com - Hukuman berupa start dari posisi paling belakang di MotoGP harus diterima Andrea Iannone, setelah menabrak pebalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo di MotoGP Catalunya.

Dalam balapan di Montmelo itu, keduanya terjatuh di putaran 17 setelah bersenggolan. Insiden tersebut terjadi ketika Iannone yang sedang menguntit Lorenzo di posisi lima, gagal mengurangi lajunya tepat waktu, dan meluncur masuk ke jalur dalam tikungan 10, sebelum menabrak bagian belakang motor Lorenzo yang tengah menikung.

Insiden itu membuat Lorenzo sangat kesal dan terlihat tak mengacuhkan Iannone, yang tampak menunjukkan gestur minta maaf. Iannone pada akhirnya, mendapat hukuman start di posisi paling belakang pada seri berikutnya di Belanda.

Sebelumnya, pebalap asal Italia itu sudah dihukum mundur tiga grid di start usai menabrak rekan setimnya, Andrea Dovizioso, di MotoGP Argentina. Iannone pun menjadi rider pertama yang mendapatkan hukuman start paling belakang setelah Valentino Rossi di Valencia musim lalu.

Bagi Lorenzo, gagal finis di Catalunya ini merupakan kekecewaan besar, membuat posisinya di klasemen kejuaraan dunia harus turun. Dia kini ada di posisi dua dengan nilai 115, dilewati pebalap Repsol Honda Marc Marquez –finish kedua– yang memimpin 10 poin lebih banyak.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments