Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

High Tech Armed Pure Sport, All New YZF-R1 Berteknologi MotoGP

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

Foto: suaramerdeka.com/Heru Fajar

TANGERANG, suaramerdeka.com – High Tech Armed Pure Sport, sesuai konsepnya teknologi tinggi diusung CBU Yamaha paling gres All New YZF-R1 dan variannya YZF-R1M. Teknologi itu diadopsi dari YZF-M1 MotoGP, sehingga sensasi experience ideal mesin motor juara dunia itu dapat dirasakan pengendara All New YZF-R1 dan YZF-R1M.

All New YZF-R1 produksi tahun 2015 dan YZF-R1M diluncurkan di Indonesia pada event Gaikindo International Auto Show (GIIAS) Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City Tangerang, Sabtu malam 22 Agustus. “YZF-R1M adalah versi spesial dari All New YZF-R1 yang menyandang predikat motor produksi massal dengan spek tertinggi yang pernah diproduksi Yamaha, versi yang mampu mengeluarkan potensi sejati dari All New YZF-R1 di trek balap. Hal ini juga telah dibuktikan ketangguhannya di ajang balap bergengsi Suzuka 8 Hours di Jepang. Meskipun satu generasi, All New YZF-R1 dan YZF-R1M punya beberapa perbedaan diantaranya penggunaan ban, cowling, Electronic Racing Suspension (ERS), ECU data logger,” papar M.Abidin, GM After Sales & Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manaufacturing (YIMM).

Fitur-fitur utama All New YZF-R1 dan YZF-R1M mengadopsi teknologi MotoGP YZF-M1, dengan konsep pengembangan mesin balap yang ringan dan mampu bekerja pada putaran yang tinggi. Pengembangan pada beberapa factor mesin terutama intake dan exhaust efisiensi, penyempurnaan pembakaran, serta pengurangan gaya gesek juga inersia mass menghasilkan output power 200 PS lebih tinggi 18 PS dari tipe sebelumnya.

Hal ini dikarekan penggunaan Technology terbaik pada mesin new R1 yaitu crossplane crankshaft, titanium fracture-split connecting rod, finger rocker arm, forged alumunium bridge-box piston. Dengan adanya crossplane crankshaft memudahkan kontrol power dan traksi khususnya saat cornering dan setelah cornering. Titanium fracture-split connecting rod ringan dan presisi, pertama di dunia fitur ini ada untuk motor produksi massal. Finger rocker arm membuat performa mesin dan output power maksimal di rpm tinggi. Forged alumunium bridge-box piston ringan dan sangat kuat.

Bobot yang ringan (199 kg), dikarenakan penggunaan material yang berkualitas tinggi seperti titanium, magnesium, alumunium yang ringan pada beberapa komponen. Konstruksi frame aluminium Delta box yang digunakan selain ringan juga mempunyai tingkat rigiditas yang tinggi sehingga pengendaliannya sangat mudah dikontrol dan cepat (Slim and Fast).

Untuk tipe YZF-R1M Suspensinya pun dirancang khusus oleh Ohlins berteknologi Electronic Racing Suspension (ERS) yang adjustable sangat membantu pengendalian saat bermanuver.

Sementara, sistem kontrolnya terdiri dari Inertial Measurement Unit (IMU), Yamaha Ride Control (YRC) system, speedometer dan Communication Control Unit (CCU). Sensor IMU mendeteksi pergerakan motor secara 3 Dimensi untuk mengetahui kondisi dan posisi motor secara actual. YRC system merupakan sistem kontrol yang adjustable untuk mengontrol pergerakan motor.

YRC system memiliki fitur-fitur Power Delivery Mode (PWR), Traction Control System (TCS), Slide Control System (SCS), Lift Control System (LCS), Launch Control System (LCS), Quick Shift System (QSS). Dengan penerapan YRC system ini pengendara bisa merasakan sensasi balap secara maksimal, dan memungkinkan pengendara dapat berbelok dengan sudut kemiringan yang tinggi (maksimal lean angel).

Speedometer digital instrument panel memiliki display Thin Film Transistor (TFT) liquid crystal dengan dua display mode yaitu street display mode dan track display mode dimana tampilannya disesuaikan dengan kebutuhan saat dikebut di street atau track.

Communication Control Unit (CCU) menjembatani komunikasi rider dan mesin motor, berfungsi untuk logging dan mensetting sepeda motor sesuai keingina rider menggunakan smartphone.

(Heru Fajar/CN39/SM Network)

 

Comments

comments