Simon Mulyadi, Promotion Manager PT. Tarakusuma Indah bersama ambassador Suomy, Max Biaggi di acara ImoS 2014. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

Helm Suomy di Take Over KYT Group

Simon Mulyadi, Promotion Manager PT. Tarakusuma Indah bersama ambassador Suomy, Max Biaggi di acara ImoS 2014. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

Simon Mulyadi, Promotion Manager PT. Tarakusuma Indah bersama ambassador Suomy, Max Biaggi di acara ImoS 2014. (suaramerdeka.com/Heru Fajar)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Langkah berani dilakukan PT. Tarakusuma Indah selaku produsen helm KYT Group yang ternyata sudah melakukan akuisisi alias pengambil-alihan  produk helm ternama, Suomy. Mulai sekarang, PT. Tarakusuma Indah menjadi distributor resmi dari helm Suomy asal Italia yang diklaim dengan kisaran harga 2-6 juta tersebut. Sebelumnya PT. Tarakusuma Indah adalah pemilik merek KYT, INK, MDS dan AGV.

Momen spesial ini dipertegas dengan acara kedatangan ambassador Suomy yang juga mantan rider MotoGP, Max Biaggi di booth Suomy dalam event Indonesia Motorcycle Show 2014 Rabu (29/10) kemarin. Bagaimanapun juga, label Suomy pastinya sudah melekat di balap dunia, level MotoGP ataupun World Superbike (WSS) dan lainnya. “Sejak dulu saya sudah menggunakan merek helm Suomy. Proteksi dan tingkat keamanannya cukup tinggi apalagi juga sangat nyaman digunakan. Saya bangga tetap menjadi bagian dari brand ini,” kata Biaggi.

Sudah memiliki image tersendiri. Alhasil, kedatangan Max Biaggi ke booth SUOMY, tentunya menjadi penghibur bagi para penggemarnya. “Kita optimisi dengan akuisisi ini. Yang pasti aktifitas promosi akan lebih tinggi dikarenakan beda konteks antara Suomy dan AGV. AGV kita tidak mengambil-alihnya,” terang Simon Mulyadi, Promotion Manager PT. Tarakusuma Indah, produsen helm KYT Group yang diantaranya terdiri dari produk KYT, INK, MDS, AGV dan lain-lain.

“Secara level harga, Suomy memang berada diatas KYT. Semua dikembalikan pada konsumen. Menurut rencana, kita akan mensupport beberapa pembalap Indonesia dengan helm Suomy untuk kompetisi tahun depan. Tentunya untuk yang KYT juga tetap berjalan, “tambah Simon Mulyadi.

(Heru Fajar/CN19/SMNetwork)

Comments

comments