Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Hanya Tiga Pembalap Motor ke PON

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Tiga dari enam pebalap dalam kontingen balap motor Jateng bakal dilepas. Hanya tiga pembalap motor yang akan membela Jateng dalam PON XIX/2016.

Namun penyusutan tersebut baru diterapkan menjelang akhir tahun depan, sehingga cukup waktu bagi jajaran pelatih dan manajemen untuk benar-benar mencermati kemampuan para pembalap sebelum mengambil keputusan.

“Eliminasinya tidak tergesa-gesa. Para pembalap itu akan menjalani latihan secara sentralisasi dulu, mungkin mulai awal 2016. Lalu, sekitar tiga bulan sebelum PON baru diterapkan penyusutan,” kata manajer tim balap motor Jateng, Lilik Kusnandar, Rabu (11/11).

Enam pembalap yang diboyong Jateng dalam kualifikasi PON di Sirkuit Karting Sentul, pekan lalu adalah Agus ‘’Iwan’’ Setiawan dari Solo, Ardi Satya Sadarma (Purworejo), Irvan Ardiansyah (Kabupaten Semarang), Pradana Boby (Kebumen), M Ervin ( Pekalongan), serta Haydar (Kendal). Namun dalam Pra-PON di Sentul, hanya Iwan dan Ardi yang diturunkan.

Iwan mengenggam dua tiket menuju PON dari kelas 125 cc perorangan dan 125 cc beregu, sedangkan Ardi menyumbang tiket kelas 150 cc perorangan. Satu tiket lainnya, 150 cc beregu terlepas karena Ardi mengalami problem rem motor saat bersaing di kelas itu. Enam pembalap tersebut diracik duo pelatih, Agus ‘’Bledug’’ Setiawan (Solo) dan Bima Oktavianus (Semarang).

“Tentu kami akan tentukan pembalap terbaik untuk memburu medali emas di arena PON mendatang. Maka kami akan pilih pembalap-pembalap terbaik yang penentuannya tiga bulan sebelum bertarung di Bandung, akhir 2016 mendatang,” tandas Lilik yang juga Ketua Kabid Olahraga Balap Motor Pengprov IMI Jateng.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments