Foto: suaramerdeka.com / dok

Hanna Ramadini Buka Peluang Mutiara Cardinal

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

SURABAYA, suaramerdeka.com - Pebulutangkis Hanna Ramadini membuka peluang untuk tim putri Mutiara Cardinal Bandung di ajang Djarum Superliga Badminton 2017 yang digelar di DBL Arena, Surabaya, Senin (20/2). Pada laga penyisihan grup Y, Hanna menyumbangkan poin pertama setelah mengalahkan Ayumi Mine dari Kumamoto Saisunkan dengan skor 20-22, 21-12, 21-19.

Disusul Gregoria Mariska Tunjung yang juga berhasil meyumbangkan angka untuk tim. Lewat permainan dua game langsung 21-14, 21-16 Gregoria menang atas Yukino Nakai. Kemenangan juga diraih Hera Desi Ana Rachmawati usai menyingkirkan Nami Matsuyama dengan skor 21-15, 21-14.

Kemenangan tim putri Mutiara Cardinal Bandung, diakui sang manajer tim, Umar Djaidi cukup mengejutkan mengingat Kumamoto Saisunkan sempat mengalahkan tim putri Djarum Kudus di laga perdana dengan skor 4-1.

“Kuncinya ada di partai pertama, yaitu kemenangan Hanna. Kami kaget juga waktu bisa unggul 4-0, kami memperkirakan menang-kalah skornya akan ketat, soalnya Kumamoto mengalahkan tim Djarum kemarin,” ujar Umar Djaidi, Manajer Tim Mutiara Cardinal Bandung usai pertandingan.

Pasangan Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani kembali membuat Mutiara Cardinal Bandung unggul menjadi 4-0 atas Kumamoto Saisunkan. Suci/Maretha sukses menekuk Riko Imai/Nao Ono dengan skor 21-11, 21-7.

Namun sayangnya, ganda kedua Yulfira Barkah/Tiara Rosalia Nuraidah gagal membuat kemenangan sempurna. Yulfira/Tiara harus mengakui keunggulan dari Nami Matsuyama/Chiharu Shida dengan kedudukan 19-21, 21-18, 18-21.

“Soal partai terakhir, Yulfira (Barkah) dan Tiara (Rosalia Nuraidah) adalah pasangan yang baru kami pasangkan. Di klub pun mereka jarang berpasangan, biasanya Yulfira bersama Suci (Rizki Andini),” terangnya.

Tim Mutiara juga bertanding dengan rasa percaya diri yang tinggi karena mereka turun full team. Pemain-pemain andalan mereka yang baru saja kembali dari Ho Chi Minh, Vietnam, dalam rangka kejuaraan Asia Mixed Team Championships 2017, telah bergabung di Surabaya.

Akan tetapi, klub asal Kota Kembang, Bandung ini tak mau lengah. Mereka terus memperbaiki penampilan untuk laga selanjutnya karena lawan tentu bakal semakin berat.

(Prajtna Lydiasari / CN26)

Comments

comments