Foto: AP Photo

Hamilton Tak Mau Berpuas Diri

Foto: AP Photo

Foto: AP Photo

SINGAPURA, suaramerdeka.com - Usai menjuarai GP Singapura sekaligus merebut klasemen Formula 1, Lewis Hamilton enggan berpuas diri lantaran tahu, apapun masih bisa terjadi dalam lima seri terakhir.

“Mungkin ini awal. Tapi momentum bukan sesuatu yang secara umum aku pikirkan karena itu bisa saja direnggut. Lihat Nico, ia mendapatkan hasil-hasil bagus dan momentum darinya, tapi satu DNF mengubah segalanya. Anda tak tahu apa yang akan terjadi,” kata pebalap Mercedes itu di Planet F1.

Seperti diketahui, dengan dua kemenangan beruntun di Italia dan Singapura membuat Hamilton sukses menyalip Nico Rosberg, menjadi keunggulan tiga poin dengan lima balapan tersisa.

Momentum tampaknya memang kini sedang dalam genggaman Hamilton. Tapi ia sadar benar momentum itu bisa lenyap seketika seperti yang dialami Rosberg saat gagal finis di Singapura sehingga tak dapat angka.

“Aku senang kembali ke penampilan terbaik, meraih pole-pole itu, memaksimalkan balapan-balapan. Aku ingin memastikan dalam lima balapan berikutnya, jika aku tak lagi bisa tampil sebaik itu dalam balapan-balapan mendatang, lima balapan berikutnya haruslah bagus,” tegasnya.

Perlu dicatat,  baru kali ini lagi Hamilton bisa bertengger di puncak klasemen sejak Mei lalu. Kendati begitu,  ia takkan bersantai dan akan terus membidik podium teratas di lima seri tersisa demi menjaga selisih angka dari para rivalnya, secara khusus Rosberg.

“Anda pikir akan demikian, tapi saat ini aku tidak duduk di sini dan berpikir sudah tenang. Sepanjang tahun ada selisih itu dan sepanjang tahun aku sudah mengejar. Aku datang ke sini dan berpikir aku akan mendapatkan tujuh poin itu (selisih antara finis pertama dan kedua), Nico akan cepat dan konsisten, tapi setidaknya jika aku bisa meraih tujuh poin itu dan terus menambahnya sedikit demi sedikit, itulah niatku datang ke sini.

“Tentu saja aku dapat 25 poin dan itu sedikit mengubah keadaan, tapi dalam benakku sedari saat ini aku masih cuma menginginkan tujuh poin itu. Itulah pola pikir yang akan terus aku gunakan,” ungkap Hamilton.

(Andika Primasiwi, rtr /CN26)

Comments

comments