Foto: crash.net

Hamilton Sempat Yakin Bakal Menang di GP Singapura

Foto: crash.net

Foto: crash.net

SINGAPURA, suaramerdeka.com – Lewis Hamilton mengaku, sempat yakin bisa memenangi GP Singapura sampai akhirnya mendapat masalah pada mobilnya dan gagal menang. Ini adalah pertama kalinya, Hamilton gagal menuntaskan balapan.

“Balapannya berjalan dengan sangat baik, lalu tiba-tiba mesin kehilangan separuh tenaganya, jadi saya hanya berkendara dengan pelan. Itu seperti saat Anda berkendara dengan pembatas kecepatan di pit,” jelas Hamilton usai race.

Insiden itu terjadi di lap 27, kala Hamilton sedang berada di posisi empat. Melalui komunikasi radio, Hamilton menyebut kalau mobilnya kehilangan tenaga sehingga dia sangat mudah disalip driver-driver lainnya dan dalam waktu cepat keluar dari 10 besar.

Meski mobilnya bermasalah, Hamilton tidak langsung menuntaskan race karena dia bersama mekanik Mercedes terus berupaya mencari sumber masalah dan memperbaikinya. Pada akhirnya Hamilton akhirnya memutuskan menyudahi perjuangannya, karena sampai beberapa lap upaya tersebut tak membuahkan hasil,

“Saya tak berdaya di posisi terakhir, Sebastian (Vettel) separuh lap di depan saya, malah bisa lebih jauh lagi. Jadi meski power mobil kembali dan saya memaksakan diri, itu hanya menyia-nyiakan mesin. Saya mungkin dapat satu poin, tidak lebih. Tapi kami akan bertarung di balapan lain,” lanjutnya dikutip dari Autosport.

Sebelum masalah mendatangi mobilnya, Hamilton pede dia masih bisa menyodok ke posisi terdepan dan meraih kemenangan di Singapura.

“Saya merasa sangat baik di sana, sangat optimistis. Saya punya mobil dengan kecepatan lebih baik jadi saya sangat antusias dengan pit stop dan saat saya bisa menekan setelah start. Dalam pikiran saya, saya pikir saya punya kesempatan memenangi balapan, tapi kemudian saya kehilangan tenaga. Saya merasa percaya diri, dengan paling tidak bisa dapat posisi dua atau tiga. Tapi itu semua kini cuma ‘andai saja’,” tuntasnya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments