Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Hadapi Seri III NBL, Satya Wacana Benahi Fisik

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com / Setyo Wiyono

SALATIGA,suaramerdeka.com – Tim basket Satya Wacana ACA LBC Salatiga meraih dua kemenangan dalam dua seri awal Speedy NBL Indonesia musim ini. Hasil tersebut belum memenuhi target awal yang membidik empat kemenangan. Beberapa faktor ditengarai menjadi biang kegagalan skuad asuhan Efri Meldi merealisasikan target, salah satunya fisik.

”Fisik anak-anak mudah menurun saat dua kuarter akhir. Hal tersebut membuat kami kehilangan momentum baik mengejar maupun mempertahankan keunggulan,” kata Efri, Senin (15/12).

Dalam dua seri awal, hasil absolut diraih Respati Ragil Pamungkas dkk dengan mengalahkan JNE BSC Bandung Utama, 71-55 di Hall Basket Senayan (3/12) dan menjungkalkan Bimasakti Nikko Steel Malang, 72-69 di GOR C-TRA Arena (10/12).

Selebihnya, tim yang bermarkas di GOR Putera Abadi Salatiga itu dikalahkan rivalnya. Efri menjelaskan, jelan seri III di Malang bulan depan, porsi latihan fisik yang diberikan ke pemain bakal berintensitas tinggi. Berdasar hasil tes kemampuan fisik, VO2max anak-anak Salatiga rata-rata hanya bekisar 50 mm/kb/bb.

”VO2max tertinggi adalah Respati yang menembus angka 60. Untuk itu, fokus peningkatkan daya tahan setidaknya mendekati capaian Ragil,” ujar mantan arsitek Timnas U-16 itu.

Demi mengikis masalah tersebut, sang pelatih merancang beberapa skema latihan yang terbagi dalam dua periode. Pertama, penggawa Satya Wacana bakal melahap porsi peningkatan fisik mulai Rabu (17/12) sebelum libur Natal. Tahap kedua atau dua hari pasca Natal, pembenahan sistem bermain termasuk penguatan defense jadi agenda selanjutnya.

”Namun program fisik tinggi tidak setiap hari karena waktu kami hanya sebulan dan terpotong libur lima hari Natal. Hanya berlatih di GOR (Putera Abadi-red) dan fitnes,” terangnya.

(Ronald Seger Prabowo/ CN26)

Comments

comments