marin cilic-AP

Gelar AS Terbuka Hasil Kerja Keras Cilic

marin cilic-AP

Foto: AP Photo

NEW YORK, suaramerdeka.com – Marin Cilic mengakui, keberhasilannya menjuarai AS Terbuka merupakan hasil kerja kerasnya selama beberapa tahun terakhir. Cilic sendiri menjadi unggulan terendah ketiga yang berhasil memenangi AS Terbuka

“Sudah banyak sekali kerja keras dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, terutama setahun ke belakang. Saya pikir tim saya sudah memberikan sesuatu yang spesial buat saya, terutama Goran,” sahut Cilic usai pertandingan seperti dilansir Reuters.

Jadi unggulan 14 pada AS Terbuka tahun ini, Cilic bersua Kei Nishikori di partai puncak turnamen yang merupakan final Grand Slam pertama sepanjang kariernya. Petenis 25 tahun itu pada akhirnya keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan tiga set langsung dengan 6-3, 6-3 dan 6-3.

ESPN melansir, Cilic menjadi petenis unggulan terendah ketiga yang berhasil jadi juara di AS Terbuka. Petenis unggulan terendah sebelumnya yang sukses jadi kampiun adalah Pete Sampras, di mana pada tahun 2002 dia merebut gelar juara saat ditempatkan sebagai unggulan 17.

“Kami sudah bekerja dengan sangat keras tapi yang terpenting adalah dia berhasil membawa saya pada kegembiraan di olahraga tenis dan selalu bersenang-senang. Saya menikmati tenis terbaik saya di sini dan memainkan (pertandingan) terbaik sepanjang karier saya,” lanjut dia.

Di AS Terbuka, Cilic mengawali perjuangannya dengan mengalahkan Marcos Baghdatis di laga pertama. Selanjutnya dia berturut-turut menundukkan Illya Marchenko, Kevin Anderson, Gilles Simon, dan Tomas Berdych.

Tiket ke final didapat Cilic setelah dia menundukkan Roger Federer dengan 6-3 6-4 6-4 di semifinal. Gelar juara didapat usai petenis Kroasia itu menang 6-3, 6-3 dan 6-3 atas Nishikori di final.

“Saya bisa merasakan apa yang dilakukan petenis lain yang sedang bekerja keras. Saya pikir ini adalah sebuah pertanda kalau Anda bekerja dengan keras maka sealanya akan terbayar,” ucapnya.

Seri Grand Slam dalam beberapa tahun terakhir menjadi dominasi tiga pemain yakni Roger Federer, Novak Djokovic dan Rafael Nadal. Faktanya, final AS Terbuka tahun ini merupakan final Grand Slam pertama sejak Australia Terbuka 2005 di mana tidak ada nama Federer, Djokovic dan Nadal hadir di dalamnya.

(Andika Primasiwi, rtr/CN26)

Comments

comments