Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Ganjar Undang Duta Besar Negara Lain

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

Foto: suaramerdeka.com / Hendra Setiawan

SEMARANG, suaramerdeka.com – Pemprov Jateng menginginkan even Borobudur International 10 K dan Half Marathon 2015 tak semata menjadi kegiatan olahraga, namun menunjang kepariwisataan di Jateng. Segala potensi akan didesain untuk menarik minat wisatawan mancanegara ke Jateng.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menuturkan, sejumlah duta besar yang berkantor di Indonesia sudah diundang untuk hadir dalam Borobudur Internasional 10 K, pada Minggu (15/11). Hal ini dinilai menjadi ajang pemanasan menuju even yang lebih besar pada tahun mendatang.

Gubernur mendorong even ini terus ada setiap tahun dan menjadi ajang internasional. Salah satu yang sedang didesain adalah even <I>ambassador run<P>. Sesuai namanya, even lari ini diperuntukkan bagi duta-duta besar dan pegawai kedutaan yang berkantor di Indonesia. Mereka akan berlari bersama masyarakat dalam satu rangkaian even yang digelar di kompleks Candi Borobudur.

”Tapi ini masih desain, untuk tahun depan. Kami sudah komunikasi dengan beberapa negara, India, Korea Selatan, Jerman, Belanda dan Suriname. Beberapa sudah kami komunikasikan secara langsung saat melakukan kunjungan,” kata Ganjar, Senin (2/11).

Dia juga akan menyemarakkan acara tersebut dengan bersepeda pada acara Tour de Borobudur pada Sabtu (14/11). Start dilakukan di Mako Brimob Polda Jateng, Srondol Semarang dan finis di Borobudur. Ia berjanji akan mengajak pejabat-pejabat pemprov, terutama yang sudah terbiasa gowes untuk menempuh jarak sekitar 88 KM.

”Ah, ndak jauh. Kan ndak sampai 89 Km. Nanti saya mau latihan dulu. Wartawan berani ikut ndak? Kalau berani, ya saya berangkat,” selorohnya.

Saat ini, peserta yang sudah mendaftar Borobudur Internasional 10 K sudah hampir mencapai 16 ribu pelari. Sebanyak 70 persen mendaftar secara langsung, dan 30 persen secara online. Sedangkan untuk Half Marathon (21 KM) peserta yang mendaftar sudah lebih dari 500 pelari.

(Hanung Soekendro, Hendra Setiawan / CN26)

Comments

comments