Foto: Getty Images

Gagal di Mugello, Rossi Mengaku Sangat Kecewa

Foto: Getty Images

Foto: Getty Images

MUGELLO, suaramerdeka.com - Valentino Rossi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya seiring hasil buruk di GP Italia. Rossi sendiri nerharap bisa mengakhiri puasa kemenangannya di MotoGP Italia, namun malah gagal finis karena motornya bermasalah.

“Apa yang bisa saya katakan? Sulit untuk mengatakan sesuatu. Maksud saya, ini adalah sesuatu yang sangat disayangkan. Selalu begitu ketika Anda mengalami kegagalan teknis dalam balapan. Namun, kali ini terasa lebih mengecewakan karena kami berada di Mugello dan punya atmosfer fantastis dengan banyak fans, dan khususnya karena saya sangat tangguh di sepanjang akhir pekan dan dalam balapan. Saya merasa sangat nyaman dengan motor dan sangat cepat,” ujar Rossi seperti dikutip Crash.net.

Pada balapan di Mugello, Rossi menempati posisi start terdepan dan dengan posisi start ideal, dia berharap bisa menang di Mugello untuk pertama kalinya sejak 2008. Sayangnya, hal itu tak menjadi kenyataan, karena pebalap Movistar Yamaha itu bukan cuma gagal menang, tapi juga gagal menuntaskan lomba karena motornya bermasalah dan terlihat mengeluarkan asap pada lap kesembilan.

“Jadi, tentu saja saya bisa mengejar kemenangan di Mugello, yang lebih dari sekadar target. Ini adalah salah satu mimpi saya dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir karena kemenangan terakhir saya di sana adalah pada 2008,” lanjut rider berusia 37 tahun itu.

Padahal, saat itu Rossi tengah bersaing dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, untuk memperebutkan posisi terdepan. Lorenzo akhirnya keluar sebagai pemenang balapan setelah mengalahkan Marc Marquez.

“Hari ini saya sangat cepat dalam balapan. Dan saya saat itu berada di belakang Lorenzo, tapi saya pikir saya punya kecepatan yang sedikit lebih baik dibandingkan dia. Jadi, saya tentu saja bisa mencoba untuk menekan. Namun, sayangnya mesin motor rusak. Hal ini terasa sangat berat karena motor saya tak pernah rusak dalam balapan sejak Misano 2007. Sembilan tahun,” kata Rossi.

“Sayangnya di lap keenam, motor saya mulai bermasalah dan kopling tidak terbuka, mungkin karena mesin sudah mulai agak macet. Karena alasan itulah saya melebar. Namun, dalam tujuh-delapan tikungan saya kembali membuntuti Lorenzo karena saya sedikit lebih cepat. Akan tetapi, setelahnya mesin rusak,” katanya.

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Comments

comments