SERI I: Para peserta mengikuti lomba bench press yang dilaksanakan di sela Liga PABBSI seri I Maret lalu. (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

Final Liga PABBSI Jateng Digelar di Kota Lama Semarang

SERI I: Para peserta mengikuti lomba bench press yang dilaksanakan di sela Liga PABBSI seri I Maret lalu. (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

SERI I: Para peserta mengikuti lomba bench press yang dilaksanakan di sela Liga PABBSI seri I Maret lalu. (suaramerdeka.com/Lanang Wibisono)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Babak final Liga PABBSI Jateng 2016, rencananya akan dilaksanakan di kawasan Kota Lama Semarang. Ketua PABBSI Jateng, Agus S Winarto menegaskan, babak grand final akan dilaksanakan bulan November.

“Kami akan menggunakan salah satu gedung di Kota Lama Semarang. Ini sekaligus sebagai upaya mempromosikan salah satu aset wisata Kota Semarang kepada publik,” katanya, Rabu (26/10).

Di laga final nanti akan memperebutkan beberapa kelas di cabang olahraga (cabor) angkat besi besi putra-putri, angkat berat putra-putri, dan binaraga.

Pada grand final, panitia juga memberi penghargaan kepada empat ketegori juara yaitu The Best Lifter yaitu total angkatan dibagi berat badan atlet. Selanjutnya The Best Improve yaitu peningkatan angkatan dari seri ke seri kualifikasi hingga grand final.

“Penghargaan lain yaitu juara tim, yang diberikan kepada tim yang meraih gelar di grand final. Satu penghargaan lagi yaitu The Best Coach yaitu pelatih yang banyak meloloskan banyak atletnya di grand final,” katanya.

Setiap tahun, pihaknya memang rutin menggelar Liga PABBSI yang digelar dalam tiga seri. Event yang digelar Pengprov Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Jateng ini sekaligus untuk menjaring atlet potensial yang akan diikutkan di kejuaraan nasional.

”Liga ini mempunyai peranan penting untuk memantapkan kualitas para atlet di Jateng. Pengcab pun tak asal-asalan dalam mengirim atlet,” katanya.

Sementara Ketua Pengcab PABBSI, Ubaidillah mengatakan, pihaknya siap menurunkan atlet-atlet terbaiknya. Melihat komposisi atlet yang lolos ke grand final ini, Ubai optimistis bisa meraih gelar terbanyak. Apalagi Semarang mempunyai materi merata di segala nomor baik angkat berat, angkat besi, dan binaraga.

”Liga ini mempunyai peranan penting untuk memantapkan kualitas para atlet Semarang. Karena itu kami tak ingin asal-asalan,” tambahnya.

(Lanang Wibisono/CN39/SM Network)

Comments

comments