Foto: suaramerdeka.com / dok

Enam Pesilat Solo Bersiap ke Selekda Popnas

Foto: suaramerdeka.com / dok

Foto: suaramerdeka.com / dok

SOLO, suaramerdeka.com - Enam pesilat pelajar Solo saat ini tengah ditempa dalam latihan intensif demi meningkatkan performa dirinya. Mereka bersiap menghadapi seleksi daerah (selekda) tim Jateng yang diproyeksikan untuk menyongsong Pekan Olaharaga Pelajar Nasional (Popnas) 2017.

“Ada waktu sekitar tiga pekan guna mematangkan performa para pesilat pelajar tersebut, sebelum ikut selekda di Salatiga, 8-10 Mei mendatang,” kata pelatih Pengkot Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Solo, Iwan Suyanto, Jumat (14/4).

Enam pesilat Kota Bengawan tersebut mendapatkan tiket mengikuti seleksi, seusai menembus final pada kejuraan terbuka pencak silat di GOR Wujil Ungaran, 5-9 April lalu. Pada ajang itu, tiga medali emas, tiga perak dan sekeping perunggu dibawa pulang tim IPSI Kota Bengawan.

Para peraih emas adalah Alfiah Mukarromah di kelas C putri, Dewangga Anga (H putra) dan Zidni Rahma Amalia dari kelompok ketrampilan jurus tunggal putri (tunggal-ganda-regu/TGR). Sedangkan perak digenggam M Reza Pahlefi (C putra), M Arka Nudin (E putra) dan Poppy Sintya Bella (B putri).

Menurut Iwan, sebenarnya ada tujuh pesilat pelajar dikirimkan IPSI Solo pada ajang tersebut. Namun seorang di antaranya, Ginting Baharudin yang turun di kelas D putra, gagal lolos. Ginting hanya merebut medali perunggu. “Sesuai ketentuan, pesilat yang bisa mengikuti seleksi tim Popnas Jateng adalah mereka yang masuk ke babak final atau peraih medali emas dan perak,” tuturnya.

Selanjutnya, para atlet pelajar tersebut bakal digembleng dalam latihan lebih intensif di Kota Bengawan. Iwan menyebut potensi para pesilat muda itu cukup bagus. Fisik dan teknik bertarung mereka juga dinilai cukup mumpuni guna memenangi seleksi di Salatiga mendatang. Kini mental bertanding para pesilat Solo tersebut pun terus ditempa.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments