Foto: kimjefri.blogspot.com

Empat Tim Jadi Pesaing Terberat Pelita Jaya

Foto: kimjefri.blogspot.com

Foto: kimjefri.blogspot.com

JAKARTA, suaramerdeka.com – Liga Basket Nasional Indonesia (NBL) musim 2014-2015 dipastikan berlangsung ketat. Tim-tim sedang bersiap diri menyongsong seri pertama yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Pelita Jaya Energi Mega Persada, salah satu tim yang serius mempersiapkan diri menyambut NBL 2014. Mereka ingin menjadi juara setelah 27 tahun puasa gelar. Tim basket asal Jakarta ini sudah memetakan lawan-lawan yang dianggap menjadi penghalang untuk mencicipi juara. Empat tim dianggap menjadi pesaing berat selama NBL musim ini.

Keempatnya adalah Aspac, Satria Muda, Garuda Bandung dan CLS Knight Surabaya, sedangkan tim-tim lain dianggap bukan menjadi penentang utama, termasuk Satya Wacana Salatiga. “Saya pikir persaingan akan berjalan ketat. Empat tim menjadi pesaing terberat kami pada musim ini. Mereka memiliki kekuatan merata,” kata Ketua Umum PB Pelita Jaya Andiko Ardi Purnomo.

Pihaknya berharap pelatih yang baru didatangkan dari Garuda Bandung, AF Rinaldo bisa mengelola tim dengan baik. Pasalnya, skuad yang dimiliki Pelita Jaya musim sekarang banyak dihuni pemain bintang. “Pelatih harus pandai meramu pemain dan menciptakan chemistry agar menjadi tim yang solid,” jelasnya.

Pada kompetisi kali ini, Pelita Jaya diperkuat 15 pemain, lima di antaranya pemain baru, yaitu Faisal Julius Achmad dan Amin Prihantono yang didapat melalui proses penukaran pemain. Selain itu ada Adhi Pratama dan Tri Hartanto yang didatangkan melalui proses pembelian.

Keduanya direkrut untuk membentu pemain terbaik musim lalu, Ponsianus Nyoman Indrawan dalam mendominasi point area tim. Satu pemain lagi adalah Anthony Wayne Cates Jr, pemain kelahiran Amerika Serikat yang sudah lima tahun tinggal di Indonesia. Anthony menikah dengan warga Indonesia dan saat ini sedang menjalani proses untuk menjadi WNI.

“Semua adalah pemain terbaik di posisinya masing-masing. Saya rasa kebutuhan tim sudah terpenuhi mulai posisi 1 (point guard) sampai 5 (center),” jelasnya.

Pelatih AF Rinaldo mengatakan, melatih tim dengan banyak bintang adalah sebuah tantangan. Namun ia memiliki kiat tersendiri agar para pemain tidak egois ketika berada di lapangan.

“Saya berharap tidak ada jarak antarpemain dan saya memiliki sistem tersendiri saat melatih tim. Mungkin, pemain yang tidak mau mengikuti sistem dalam tim akan dibangkucadangkan,” tegasnya.

(Arif M Iqbal / CN26)

Comments

comments