DOORPRIZE: Komanda Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Hotlan Maratua Gurning (bertopi) didampingi istri (dua dari kiri) foto bersama dengan para pemenang doorprize senam massal Persit Kartika Candra Kirana di Lapangan Minggiran Kota Jogja, Minggu (29/1). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

Empat Ribu Warga Jogja Berebut Dua Unit Motor

DOORPRIZE: Komanda Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Hotlan Maratua Gurning (bertopi) didampingi istri (dua dari kiri) foto bersama dengan para pemenang doorprize senam massal Persit Kartika Candra Kirana di Lapangan Minggiran Kota Jogja, Minggu (29/1). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

DOORPRIZE: Komanda Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Hotlan Maratua Gurning (bertopi) didampingi istri (dua dari kiri) foto bersama dengan para pemenang doorprize senam massal Persit Kartika Candra Kirana di Lapangan Minggiran Kota Jogja, Minggu (29/1). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Satu tentara anggota Koramil 07/Umbulharjo, Serka Bambang cukup beruntung karena berhasil membawa pulang satu dari dua unit sepeda motor yang merupakan doorprize senam massal Persit Kartika Candra Kirana (KCK) yang digelar di Lapangan Minggiran, Minggu (29/1) pagi.

Bersamanya, ada pula Sapto warga Tompeyan yang berhasil mengalahkan ribuan peserta lainnya untuk membawa pulang hadiah sepeda motor lainnya. “Semoga hadiah-hadiah yang diberikan bisa bermanfaat bagi para pemenangnya,” tutur Ketua Persit KCK cabang XXXIV/Kodim 0734/Yogyakarta Ny Indah Susanti Gurning usai acara senam massal, kemarin.

Istri Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Hotlan Maratua Gurning ini mengaku senang karena cukup banyak masyarakat terlibat dalam kegiatan ini. Tak kurang empat ribu warga baik pria maupun wanita dari 14 ranting koramil tumplek bleg pada acara itu. Selain dua sepeda motor, panitia juga memberikan doorprize lain seperti kulkas dan ratusan hadiah lainnya. Selain senam massal, Persit KCK juga menggelar loma foto dengan tema kedekatan dengan masyarakat.

“Dibanding tahun lalu, peserta kali ini lebih banyak. Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kota Jogja, tapi ada dari Bantul dan Sleman,” kata dia.

Senam massal yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ibu 2016 sekaligus menyambut tahun baru 2017 ini, lanjut Ny Indah sengaja dipilih karena senam merupakan olah raga yang murah dan mudah dilakukan. Karena itu senam massal menjadi pilihan sebagai bagian dari upaya untuk turut menyehatkan masyarakat, khususnya kaum ibu. Sebab, tugas ibu cukup berat.

Selain mendapingi suami, ibu juga harus mengurus rumah tangga dan pekerjaan lain. Tugas-tugas itu harus didukung kondisi fisik yang baik agar bisa terselesaikan dengan baik pula. “Dengan senam, semua bisa melakukan senam, di mana saja dan kapan saja,” tandas dia.

(Gading Persada/CN39/SM Network)

Comments

comments