Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Empat Cabang NPC Tambahan Siapkan Pelatnas

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com - Empat cabang dalam National Paralympic Committee (NPC) Indonesia segera bersiap menggelar pelatnas untuk menghadapi ASEAN Paralympic Games (APG) 2017. Keempat cabang tambahan tersebut adalah voli duduk, football 7 a side, goal ball dan ten pin bowling.

“Kami telah komunikasikan dengan masing-masing pelatih untuk menyiapkan atlet dan venue latihan. Harapan kami, awal Februari pelatnas empat cabang itu bisa dimulai, meski sekarang masih menunggu surat keputusan (SK) dari Prima,” kata Kabid Binpres NPC Indonesia, Waluyo, Selasa (17/1).

Pelatih voli duduk Deddy Winata Kardiyanto berencana menempa para atletnya di aula PGSD Surakarta. Rencananya, NPC hanya menurunkan tim putri pada cabang tersebut. “Daftar atletnya sudah ada, venue sudah ada seperti yang digunakan pelatnas APG 2013 yakni di aula PGSD. Kami tinggal menunggu SK dari Prima,” tutur Deddy.

Tiga cabang lainnya juga sudah bersiap. Jika menengok pada pelatnas serupa waktu-waktu sebelumnya, football 7 a side berlatih di lapangan Karangasem. Lalu goal ball di Balai Desa Blulukan, Colomadu dan ten pin bowling di kompleks Bengawan Sport.

Waluyo menjelaskan, empat cabang tersebut bakal dimulai bersamaan waktunya dengan pemanggilan atlet pelatnas tahap kedua. Total seratus atlet masuk daftar usulan tahap kedua untuk menjalani latihan terkonsentrasi yang dipusatkan di Solo tersebut.

“Pelatnas tahap pertama dimulai pertengahan 2016 dan terus berjalan hingga sekarang. Total atlet yang telah menjalani pelatnas sejumlah 100 orang, sehingga total kontingen Merah-Putih pada APG Malaysia nanti 200 atlet,” tuturnya.

NPC Indonesia bakal bersaing dalam 11 dari total 16 cabang yang digelar pada pesta olahraga difabel dua tahunan Asia Tenggara nanti. Tujuh cabang yang sudah pelatnas yakni atletik, renang, angkat berat, catur, tenis meja dan bulu tangkis.

(Setyo Wiyono / CN26)

Comments

comments