PRODUKSI MOBIL: Pegawai pabrik sedang merakit mobil Toyota di Plant 2 PT Toyoya Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Jawa Barat. (suaramerdeka.com/Anggun Puspita)

Ekspor Toyota Sasar 70 Negara

PRODUKSI MOBIL: Pegawai pabrik sedang merakit mobil Toyota di Plant 2 PT Toyoya Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Jawa Barat. (suaramerdeka.com/Anggun Puspita)

PRODUKSI MOBIL: Pegawai pabrik sedang merakit mobil Toyota di Plant 2 PT Toyoya Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Karawang Jawa Barat. (suaramerdeka.com/Anggun Puspita)

KARAWANG, suaramerdeka.com – Ekspor produk Toyota Indonesia telah menyasar ke 70 negara di dunia. Perusahaan tersebut berkomitmen untuk memperkuat industri otomotif nasional dalam pertarungan global.

”Kami berupaya agar industri otomotif nasional ini tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi juga digunakan oleh masyarakat luar negeri. Maka itu, berbagai upaya kami lakukan untuk mewujudkan komitmen tersebut,” kata Wakil Presiden Direktur PT Toyoya Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono saat para media mengunjungi pabrik di Karawang Jabar.

Toyota Indonesia berupaya mewujudkan komitmen untuk berkontribusi memperkuat industri otomotif nasional. Hal itu agar produk otomotif Toyota Indonesia tidak hanya dikenal sebagai market leader di pasar dalam negeri, namun juga telah menjadi basis ekspor ke mancanegara.

Secara kumulatif, kata Warih, Toyota Indonesia telah mengekspor kendaraan lebih dari 620 ribu unit sejak tahun 1987 hingga Agustus 2014, dengan total nilai mencapai USD 12 Miliar. “Kita tidak hanya mengekspor kendaraan utuh namun juga kendaraan terurai/Compelete Knock Down (CKD), komponen kendaraan, hingga alat bantu produksi berupa die dan jig,” jelasnya.

Sekarang TMMIN mengelola empat pabrik yakni Plant 1 dan Plant 2 Sunter, serta Plant 1 dan Plant 2 Karawang. Untuk Pabrik Sunter, disana memproduksi mesin dan komponen dengan kapasitas produksi 195 ribu unit mesin TR dan Iron Casting sebesar 12 ribu ton. Sedangkan, pabrik di Karawang memproduksi secara utuh lima line up mobil yakni Toyota Fortuner, Yaris, Kijang Innova, Etios Valco, dan Vios.

”Total kapasitas di Plant 1 Karawang 120 ribu unit dan Plant 2 Karawang mencapai 130 ribu unit,” imbuhnya.

Mobil Toyota yang di produksi di dua pabrik di Karawang memiliki standar global (ekspor) bahkan tiga di antaranya, Fortuner, Innova, dan Vios berbasis ekspor. Adapun selama ini ekspor ke negara lain antara lain ke Arab Saudi, Thailand, Papua Nugini, Amerika Serikat dan sebagainya.

Ke depan Warih menambahkan, posisi Toyota Indonesia akan semakin strategis dalam kancah persaingan industri otomotif global. Sebab, Toyota akan menambah kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru atau Plant 3 di Karawang. Pabrik tersebut akan memproduksi mesin mobil penumpang (passanger car).

”Rencana akan mulai beroperasional pada Semester I 2016. Pembangunan pabrik baru ini menelan investasi sekitar Rp 2,3 triliun dengan estimasi penambahan jumlah tenaga kerja baru sebanyak 1.500 orang,” tandasnya.

(Anggun Puspita/CN39)

Comments

comments