TINGGALKAN LAPANGAN : Petenis nomor satu dunia, Andy Murray meninggalkan lapangan di Rod Laver Arena setelah dikalahkan Mischa Zverev pada babak empat grand slam Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Minggu (22/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

Dua Petenis Nomor Satu Dunia Pulang Lebih Awal

TINGGALKAN LAPANGAN : Petenis nomor satu dunia, Andy Murray meninggalkan lapangan di Rod Laver Arena setelah dikalahkan Mischa Zverev pada babak empat grand slam Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Minggu (22/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

TINGGALKAN LAPANGAN: Petenis nomor satu dunia, Andy Murray meninggalkan lapangan di Rod Laver Arena setelah dikalahkan Mischa Zverev pada babak empat grand slam Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Minggu (22/1). (suaramerdeka.com/Wahyu Wijayanto)

MELBOURNE, suaramerdeka.com – Kejutan besar terjadi pada hari ketujuh kejuaraan tenis <I>grand slam<P> Australia Terbuka, di Melbourne Park, Melbourne, Minggu (22/1).

Dua pemain nomor satu dunia harus mengepak koper lebih awal. Setelah Andy Murray (Inggris Raya), ganti juara bertahan Angelique Kerber (Jerman) yang gagal mempertahankan gelarnya. Murray dan Kerber saat ini merupakan pemain nomor wahid sejagat di kategori putra dan putri.

Bagi Murray yang dijegal petenis peringkat 50 dunia Mischa Zverev (Jerman), 5-7, 7-5, 2-6, 4-6, hasil ini merupakan yang terburuk sejak 2009.

Australia Terbuka tampaknya belum berjodoh dengan pemuda 29 tahun asal Glasgow, Skotlandia itu. Dalam tujuh tahun tahun mulai 2010, lima kali ia lolos ke final namun tak pernah berbuah gelar.

Peluangnya berjaya di Melbourne Park untuk kali pertama disebut-sebut membesar setelah petenis peringkat dua dunia, Novak Djokovic (Serbia) secara mengejutkan disingkirkan Denis Istomin (Usbekistan) pada babak kedua.

Raja Australia Terbuka itu merupakan momok besar bagi Murray yang empat kali mengganjalnya dalam lima final. “Apa saya sudah membuang sebuah peluang? Entahlah. Maksud saya, ada peluang-peluang berbeda pada setiap tahunnya,” katanya seperti dilansir <I>Reuters<P>.

Dalam pertandingan yang berakhir malam hari, Federer berjuang keras menghadapi unggulan kelima Kei Nishikori (Jepang). Jawara empat kali itu membutuhkan waktu tiga jam 23 menit sebelum menyudahi perlawanan Nishikori dalam lima set dengan skor 6-7(4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3. “Tadi adalah sebuah pertandingan hebat dan sebuah kegembiraan bisa menjadi bagian di dalamnya,” ungkap Federer usai pertandingan.

Masa Penurunan

Sejak merebut gelar tahun 2010, petenis 35 tahun itu tak pernah lagi berhasil lolos ke final. Dalam masa penurunan itulah, Djokovic mendominasi Australia Terbuka.

Perempat final tunggal tunggal putra lainnya akan mempertemukan juara 2014 Stan Wawrinka (Swiss) melawan Jo-Wilfried Tsonga (Prancis). Wawrinka yang merupakan unggulan keempat mengalahkan Andreas Seppi (Italia) 7-6(2), 7-6(4), dan 7-6(4). Adapun Tsonga menundukkan Daniel Evans (Inggris Raya) 6-7(4), 6-2,6-4,6-4.

Setelah Murray tersingkir pada pertandingan yag berlangsung siang hari, dalam pertandingan setelah matahari terbenam, pemain putri nomor satu Kerber yang terjungkal. Bersua Coco Vandeweghe (AS), ia kalah mudah 2-6, 3-6.

Usai mengalahkan pemain nomor satu, Vandeweghe selanjutnya akan menantang unggulan tujuh Garbine Muguruza (Spanyol) yang mengalahkan Sorana Cirstea (Rumania). Sementara finalis 2003, Venus Williams (AS) menekuk Mona Barthel (Jerman) 6-3, 7-5.

Pada babak delapan besar ia akan menghadapi Anastasia Pavlyuchenkova yang menang 6-3, 6-3 atas kompatriotnya Svetlana Kuznetsova.

(Wahyu Wijayanto/CN39/SM Network)

Comments

comments