Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Dua Pembalap Solo Huni PPLP Balap Sepeda Jateng

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

Foto: suaramerdeka.com/Setyo Wiyono

SOLO, suaramerdeka.com – Dua pembalap Solo kini menghuni Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Balap Sepeda Jateng. Keduanya adalah Saputro Reno W yang baru menembus seleksi melalui individual road race di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Minggu (22/2) dan Adrian Hidayat yang telah bergabung beberapa tahun terakhir.

Tiket masuk PPLP digenggam Reno setelah menyelesaikan jalur tanjakan sejauh 16 km dari kawasan Bejen hingga depan SDN Gerdu 1 Karangpandang dalam waktu 37 menit 39 detik. Seorang lagi pembalap muda yang terjaring adalah Nurul Fauzan dari Tegal (39,40 menit).

“Adrian Hidayat dan Reno akan digembleng bersama empat pembalap lain di PPLP. Potensi mereka bisa terus berkembang selama benar-benar rajin mengikuti berbagai program latihan yang telah kami susun,” kata salah seorang pelatih PPLP Jateng, Agus Sadiyanto.

Agus yang juga pelatih Pengkot Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jateng itu menambahkan, jika perkembangan kedua pembalap muda tersebut menunjukkan tren bagus dalam waktu-waktu mendatang, tidak menutup kemungkinan bisa masuk dalam tim balap sepeda Kota Bengawan di berbagai kejuaraan. Selama ini, Solo memiliki beberapa atlet balap jalan raya tetapi andalannya tetap pada pembalap senior Endra Wijaya.

Kuota Enam Atlet

Diklat pelajar yang bermarkas di kawasan Punggawan Solo sejak 1999 tersebut memiliki kuota enam atlet. Sesuai ketentuan, para penghuni sudah harus meninggalkan pusat pendidikan itu setelah lulus SMA dan sederajat. Karena itu, menurut Manajer PPLP Paulus Kristono, siswa yang dijaring diutamakan yang masih duduk di bangku SMP atau pada seleksi terakhir (Minggu, 22/2) kelahiran maksimal tahun 2000.

“Kalau saat mereka masuk masih belajar di SMP, maka masa pembinaannya di bidang balap cukup panjang. Tentu kami berharap mereka akan menjadi bibit-bibit potensial sebelum memasuki kancah balap sepeda senior,” tutur pria yang juga bos Roti Primadono Solo itu.

Berdasarkan catatan Agus Sadiyanto, ada beberapa pembalap Solo yang telah lulus dari PPLP tersebut. Meraka antara lain Topan Arta dan Brian Dwi Wicaksono.

“Selepas dari pusat pendidikan, para siswa akan mencari sendiri tim-tim balap sepeda yang ada untuk bisa bersaing di kancah senior,” ujar Agus.

(Setyo Wiyono/CN39)

Comments

comments